IMQ, Jakarta —
Produsen layar datar asal Korea Selatan, LG Display Co., Jumat (27/1), mengumumkan selama kuartal IV-2011 masih mencatat kerugian meski sudah turun dibandingkan periode yang sama 2010.
Neraca keuangan LG Display yang belum juga ‘membiru’ ini lebih disebabkan oleh menyusul melambannya perekonomian global, yang memaksa vendor layar datar ini memangkas produksi tahun lalu.
Namun, produsen liquid crystal display (LCD) terbesar kedua dunia di bawah Samsung Electronics Co. Ini menyatakan bahwa kerugian bersih jauh menurun menjadi KRW6,25 miliar (US$5,56 juta) dibandingkan dengan KRW268,4 miliar pada kuartal IV-2010. Ini berkat tingginya permintaan produk elektronik selama musim belanja akhir tahun di AS dan pemangkasan produksi di bisnis layar datar, yang memperlambat penurunan harga.
Berkat kinerja yang melebihi ekspektasi itu, saham LG Display menguat 1,8% menjadi KRW28.500, setelah sempat anjlok 3,2% akibat aksi ambil untung.
Melambatnya ekonomi global telah memukul permintaan terhadap TV dan personal computer, yang memicu jatuhnya harga layar datar dan menempatkan mayoritas produsen layar datar dalam masalah.
Namun, sejumlah analis memperkirakan LG Display, yang merupakan salah satu pemasok layar datar untuk iPhone dan iPad, akan mulai meraih laba paling lambat pada kuartal II tahun ini. Hal ini didasarkan pada asumsi tingginya penjualan layar high-end untuk peranti mobile dan TV, khususnya pada saat perayaan Hari Buruh di China pada Mei dan Olimpiade London pada Juli mendatang.
LG Display mengatakan pihaknya membukukan rugi operasi sebesar KRW144,8 miliar selama kuartal IV tahun lalu, dari KRW387 miliar pada periode yang sama 2010. Untuk penjualan naik 2% menjadi KRW6,610 triliun dari sebelumnya KRW6,483 triliun.
Sementara itu, CEO LG Display Han Sang-beom mengatakan bahwa harga layar datar sepertinya akan mengalami rebound paling cepat pada akhir kuartal I tahun ini. Demikian juga dengan pasar TV layar datar yang diperkirakan akan tumbuh tahun ini setelah mengalami kontraksi tahun lalu.
Pada kuartal III tahun lalu, LG Display mencetak rekor rugi bersih sebesar KRW687,52 miliar.
Dan untuk 2011, LG Display membukukan rugi bersih KRW787,9 miliar, dibandingkan dengan laba bersih sebesar KRW1,16 triliun pada 2010.











