IMQ, Jakarta —
Minyak mentah menguat dalam perdagangan di Asia, Kamis (26/1), seiring dengan melemahnya dolar AS dan keputusan The Fed mempertahankan tingkat sukubunga rendah hingga akhir 2014.
Namun, harga minyak mentah ini masih berkutat di kisaran US$100 per barel dalam perdagangan elektronik di Asia.
Untuk kontrak pengiriman Maret, minyak mentah menguat 57 sen, atau 0,6%, menjadi US$99,97 per barel.
Harga emas hitam ini menguat hingga US$100,05, namun gagal bertahan di atas level psikologis ini.











