IMQ, Jakarta —
Yahoo Inc. Selasa (17/1) mengumumkan bahwa Jerry Yang, salah satu pendiri perusahaan dan juga mantan chief executive, telah mengundurkan diri dari dewan direksi.
Saham Yahoo langsung melesat lebih dari 3% setelah perusahaan mengumumkan pengunduran diri Yang, yang dianggap sebagai pionir revolusi Web pada 1990-an. Selain itu, Yang juga mundur sebagai anggota dewan direksi di Yahoo Japan dan Alibaba Group.
“Waktu saya di Yahoo, mulai dari saat mendirikan hingga saat ini, telah mengalami masa-masa paling indah dan memberikan pengalaman menarik bagi hidup saya,” Yang mengatakan dalam pernyataannya. “Namun, waktunya telah tiba bagi saya untuk mencari pengalaman lain di luar Yahoo.”
Chairman Yahoo Roy Bostock memuji Yang sebagai seorang visioner dan pionir. Yang, bersama dengan David Filo mendirikan salah satu perusahaan pionir di era dotcom. Yahoo dikenal sebagai salah satu portal Web paling terkenal di dunia.
Namun perusahaan ini belakangan berjuang menghadapi persaingan ketat dengan Google Inc. Bahkan, belum lama ini Yahoo baru saja ‘terbebas’ dari ketidakpastian, yang dipicu oleh pemecatan atas mantan CEO Carol Bartz.
Yahoo kemudian menunjuk Scott Thompson sebagai CEO baru.
Yang dikenal sebagai eksekutif yang sangat disukai dan dihormati di Yahoo. Tapi ia juga menjadi sosok yang kontroversial.
Yang masih tetap menjadi salah satu pemegang saham mayoritas di Yahoo. Ia kini sebagai pemegang saham terbesar ketujuh dengan penguasaan 46,6 juta lembar saham senilai sekitar US$721,5 juta.
Salah satu pendiri Yahoo lainnya, Filo, adalah pemegang saham kedua terbesar dengan menguasai 72,5 juta saham senilai US$1,1 miliar.











