IMQ, Jakarta —
Pasar kelihatannya sudah mendiskon beberapa berita negatif seputar krisis Eropa dan berkonsentrasi pada pada earnings season alias keluarnya laporan keuangan 2011 dan beberapa data ekonomi dalam negeri yang diekspektasi positif.
Senior Riset HD Capital Yuganur Wijanarko mengungkapkan rencana China menurunkan suku bunga untuk Maret mendatang juga disinyalir positif, terutama untuk sektor pertambangan batubara.
"Pasar lebih baik berkonsentrasi sekarang untuk laporan keuangan emiten yang diperkirakan positif," kata Yuganur dalam risetnya, Selasa (17/1).
Bursa Utama Eropa ditutup menguat rata-rata 0,8%. S&P kembali men-dowgrade 1 notch rating 'AAA' Lembaga Dana Pertolongan Zona Euro (EFSF) menjadi 'AA+' menempatkan kemampuan EFSF mencari dana bailout murah menjadi berisiko karena berkurang 180 miliar Euro setelah Prancis dan Austria di-downgrade dan ada kemungkinan tindakan serupa akan diikuti 2 credit rating lainnya, yakni Moody's dan Fitch Ratings dalam waktu dekat ini.
Jika hal itu terjadi, maka zona Euro akan menghadapi pilihan yand sulit, yakni EFSF hanya akan menerbitkan obligasi Rating Rendah dan menerima Biaya Pinjaman yang tinggi atau negara kontributor yang mempunyai rating 'AAA' seperti Jerman, Finlandia dan Belanda meningkatkan tingkat jaminan mereka atau pilihan lain adalah EFSF hanya dapat memberi lebih sedikit dana bailout.
"Dengan kondisi ini, Bursa Indonesia diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.835-3.990," terangnya.
Ia pun merekomendasikan beberapa saham pilihan, antara lain:
1. Astra International Tbk (ASII) rekomendasi beli, target harga Rp78.000
Koreksi dan konsolidasi akibat melemahnya rupiah masih tertahan di atas price gap Rp75.000, sehingga potensi untuk baliknya momentum minor uptrend yang sempat tertunda seminggu dapat merubah arah selanjutnya untuk saham ini menuju daerah atas di Rp77.400.
2. Bank Jawa Barat Tbk (BJBR) rekmendasi beli, target harga Rp1.120
Koreksi di emitten perbankan second liner mikro segmen dengan penyaluran kredit tinggi (di atas 70%) untuk mengurangi gejala overbought (jenuh beli) di stochastic harian kelihatannya sudah mereda dan berhenti membentuk support baru di Rp.990, sehingga kemungkinan minor uptrend dengan misi menutup price gap atas di Rp1.120 dapat berlanjut.
3. Bumi Resources Tbk (BUMI) rekomendasi beli, target harga Rp2.625
Pasca pullback koreksi untuk mengurangi gejala overbought (jenuh beli) di indikator stochastic, emitten batubara dengan market cap terbesar di sektornya, exposure tinggi terhadap ekspor (65%) yang akan diuntungkan dari pemangkasan suku bunga di China dapat meneruskan minor uptred yang sempat tertunda ini.











