IMQ, Jakarta —
January effect mulai kehilangan momentum akibat kenaikan yang terlalu kencang, sehingga pada perdagangan, Senin (9/11) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi cenderung terkoreksi.
Analis Sinarmas Sekuritas, James Wahyudi mengatakan indeks, secara teknikal diperkirakan akan bergerak dengan kisaran 3.820-3.900
“Data-data ekonomi Amerika yang akan diumumkan seperti data gajidan data tingkat pengangguran bulan Desember, akan memberikan sentimen terhadap indeks,” ujarnya di Jakarta, Senin (9/1).
Selain itu, investor masih tetap perlu mewaspadai perkembangan krisis utang di Eropa.
Hal senada diungkapkan Senior Research HD Capital, Yuganur Wijanarko yang mengatakan dengan koreksi yang terjadi pada IHSG, merupakan kesempatan bagi investor untuk melakukan akumulasi beli.
“Pasar masih optimis akan hasil kinerja laporan keuangan emiten kuartal 4-2011 yang belum keluar,” tuturnya.
Untuk saham-saham yang direkomendasikan layak dikoleksi antara lain saham PT AKR Corporindo Tbk, PT Astra Internatioal Tbk (ASII), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).











