IMQ, Jakarta —
Dukungan dari pasar regional, rupiah, dan komoditas dapat membuat bursa Indonesia akhirnya tegar di atas support baru 3.830. Misi selanjutnya untuk mengetes resisten di level 3.980.
Senior riset HD Capital Yuganur Wijanarko mengungkapkan sentimen positif ini dapat memberikan kekuatan bagi IHSG untuk melaju cepat ke level 3.900.
"Support I dan II IHSG di level 3.765-3.853 dan resisten I dan II di level 3.895-3.980," kata Yuganur dalam risetnya, Rabu (4/1).
Hal yang sama pun diungkapkan Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang. Penguatan IHSG juga tertolong oleh Dow Jones yang berhasil ditutup naik tajam 179,82 poin.
Sentimen positif ini berasal dari membaiknya data pekerjaan Jerman, data pertumbuhan China, termasuk data PMI AS, serta pengeluaran konstruksi pemerintah November 2011 naik 0,3%, serta harga minyak menyat Nymex naik 4,29% ditutup di atas US$103 per barel.
"Menguatnya harga minyak ini karena naiknya tensidi Selatan Hormutz lantaran Iran akan menutup jalur minyak tersebut," ujar Edwin.
Kondisi ini, lanjutnya, mendongkrak harga komoditas batubara sebagai alternatif energi, ditambah naiknya harga timah 4,14%.
"Hari ini, IHSG akan mengindikasikan terjadinya excess demand dan bullish continuation. IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 3.826-3.880," ujarnya.
Adapun saham-saham pilihan antara lain PT Adaro Energi Tbk dengan rekomendasi beli pada harga Rp1.800, Astra International rekomendasi beli pada harga Rp74.700, Bank Rakyat Indonesia Tbk rekomendasi beli pada harga Rp6.850, United Tractors Tbk rekomendasi beli pada harga Rp26.300, Harum Energy Tbk rekomendasi beli pada harga Rp7.050.











