IMQ, Jakarta —
Bursa Indonesia pada perdagangan Jumat (30/12) diprediksi akan bergerak naik menuju level penutupan 3.836-3.863.
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan hal ini seiring berlanjutnya kemunculan volume besar pada market dan tajamnya kenaikan indeks Dow Jones semalam sebesar 135,63 poin, serta membaiknya data perumahan dan turunnya yield obligasi Italia tenor 3 dan 10 tahun.
"Ini adalah hari Jumat terakhir pada tahun 2011 untuk investor disarankan melakukan hajar kanan," ujarnya melalui pesan singkat di Jakarta.
Sementara itu, Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) Purwoko Sartono mengatakan positifnya pembukaan bursa Eropa menjadi pendukung menguatnya IHSG.
"Indeks kami lihat indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pada kisaran support-resistance 3.770-3.830," ujarnya.
Untuk saham-saham yang direkomendasikan layak koleksi antara lain saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Semen Gresik Tbk (SMGR), PT PP Tbk (PTPP), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).
Hal senada diungkapkan analis Sinarmas Sekuritas, James Wahyudi, yang mengatakan jelang penutupan perdagangan 2011 secara teknikal indeks akan bergerak menguat dengan kisaran 3780-3840.
"Pengumuman data US initial jobless claims dan hasil lelang obligasi jangka panjang Italia akan memberikan sentimen terhadap pergerakan indeks," tuturnya.











