IMQ, Jakarta —
Menguatnya Dow Jones dan bursa Eropa menjadi katalis untuk penguatan bursa Indonesia. Jumat ini (23/12), IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 3.748 - 3.883.
"Pada perdagangan hari ini, kami lihat IHSG kecenderungan melanjutkan penguatannya," kata Kepala Riset e-Trading Securities Bertrand Raynaldi dalam risetnya, Jumat (23/12).
Ia menambahkan indeks Dow Jones berhasil menguat 61,84 poin, diikuti naiknya bursa Eropa 1,25%, ditambah dengan menguatnya harga minyak mentah 0,86% mendekati level US$100 per barel.
Selain itu, sentimen konsumen Desember tertinggi selama enam bulan terakhir dan menjadikan kenaikan tujuh bulan berturut-turut, serta terus membaiknya penjualan perumahan dan kembali turunnya klaim tunjangan pengangguran mingguan terendah selama 3,5 tahun, di mana dimasukkan ke dalam variabel tingkat pengangguran.
"Kondisi ini seharusnya menjadi katalis Wall Street kembali naik tiga hari berturut-turut," ungkapnya.
Ia pun merekomendasikan beberapa saham pilihan, antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Harum Energi Tbk (HRUM), dan PT Perusahaan Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA).
Pada perdagangan Kamis (22/12), IHSG ditutup naik 1,176 poin (0,03%) ke level 3.795,443 dengan jumlah transaksi sebanyak 20,7 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp3,7 triliun. Hampir seluruh sektor saham pada perdagangan hari ini mengalami penguatan, kecuali sektor properti, keuangan, dan perdagangan.
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp66,012 miliar.











