IMQ, Jakarta —
PT Bank Pembangunan Daerah Maluku (BPD Maluku) menawarkan kupon bunga obligasi pada kisaran 8,8-10,8% dalam penawaran umum obligasi I 2011 dengan jumlah pokok senilai Rp300 miliar.
Presiden Direktur AAA Sekuritas yang juga selaku penjamin pelaksana obligasi perseroan, Andri Rukminto, mengatakan obligasi I BPD Maluku ini mendapatkan rating A- (single A minus) dari PT Fitch Ratings Indonesia (FITCH) dengan prospek stabil.
"Untuk obligasi seri A tenor 370 hari bunga yang ditawarkan adalah sebesar 8,8-9%, seri B tenor 3 tahun dengan bunga 9,7-9,9%, dan seri C jangka waktu 5 tahun dengan kupon bunga sekitar 10,6-10,8%," ujarnya di Jakarta, Rabu (21/12).
Obligasi ini ditawarkan dengan jaminan berupa piutang lancar yang timbul dari kredit yang disalurkan perseroan.
Jaminan ini dibebankan dengan fidusia dengan nilai jaminan pada tanggal emisi minimal sebesar 125% dari pokok obligasi.
“Adapun 100% dari obligasi yang ditawarkan ini bisa seluruhnya terserap oleh investor, sehingga perseroan dapat memenuhi target pembiayaan yang dibutuhkan pada tahun depan,” ulasnya.
Menurut Andri, jika obligasi ini mendapat kelebihan permintaan (oversubscribed), pihaknya tidak akan melakukan upsize, karena BPD Maluku telah menerima dana dari penerbitan MTN.
"Tidak seperti MTN yang ditawarkan pada investor terbatas, obligasi ini akan ditawarkan kepada beberapa perbankan lokal," tuturnya.
Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk ekspansi kredit perseroan.
Untuk keperluan penawaran umum obligasi, perseroan menunjuk PT Andalah Artha Advisindo (AAA) Sekuritas.
Masa penawaran awal dilaksanakan pada 19-28 Desember 2011. Tanggal efektif diperkirakan diperoleh pada 30 Desember 2011. Sementara, pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia diperkirakan pada 16 Januari 2012.











