Search:
Wednesday, Oct-17 2018 08:13 WIB
  • AGRI 1,499.510 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 734.210 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 508.340 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 5,800.820 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,472.150 0.000 (0.000%)
  • DBX 958.580 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,055.580 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 145.680 0.000 (0.000%)
  • IDX30 504.160 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 354.040 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 479.150 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 243.880 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 280.800 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 807.090 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,046.500 0.000 (0.000%)
  • Investor33 409.810 0.000 (0.000%)
  • ISSI 172.820 0.000 (0.000%)
  • JII 643.500 0.000 (0.000%)
  • JII70 212.560 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,172.600 0.000 (0.000%)
  • LQ45 917.410 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,487.590 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,634.960 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,908.390 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,207.430 0.000 (0.000%)
  • MNC36 328.260 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 312.260 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 404.380 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 303.760 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 346.750 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 5,800.820 0.000 (0.000%)
  • TRADE 790.220 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Kimia Farma Terbitkan MTN Rp1 Triliun
Published: 13 Sep 2017 17:03 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Kimia Farma (Persero) Tbk akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau MTN senilai Rp1 triliun.

Direktur Utama Honesti Basyir menuturkan, langkah ini dilakukan untuk mendukung kegiatan ekspansi usaha. Penerbitan akan dilakukan dalam dua tahap dengan jangka waktu masing-masing selama tiga tahun dengan kupon 8,10%.

Tahap pertama, MTN diterbitkan sekitar Rp400 miliar. Penggunaan dananya untuk ekspansi usaha (capex dan opex) serta refinancing beberapa hutang yang tingkat bunga/kupon relatif lebih tinggi.

Sementara MTN tahap II rencananya diterbitkan pada triwulan I 2018 dengan nilai sebesar Rp 600 miliar. Dana hasil penerbitan surat utang ini untuk membiayai ekspansi melalui investasi beberapa proyek lain dari Kimia Farma Group.

Kupon dengan rate tersebut sesuai dengan rating 'AA-' yang diperoleh Kimia Farma dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.

Untuk merealisasikan hajatan ini, Kimia Farma telah menunjuk agen pemantau MTN tahap I, yakni PT Mandiri Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas. Sementara Bank BNI berperan sebagai agen pemantau.

"Penerbitan MTN ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan dana perusahaan yang saat ini sebagian berasal dari kredit perbankan dan merupakan alternatif pendanaan dengan cost of fund yang lebih efisien," kata Honesti melalui siaran pers yang diterima Rabu (13/9).

Pada semester I 2017, Kimia Farma mencatatkan pendapatan sekitar Rp2,63 triliun meningkat 5,85% dari periode serupa tahun lalu yang sebesar Rp2,49 triliun. Dengan demikian, laba bersih terdongkrak 2,75% atau menjadi Rp98,17 miliar dari Rp95,54 miliar periode serupa tahun lalu.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS