IMQ, Jakarta —
PT Sun Artha Nusantara Finance menawarkan kupon bunga obligasi pada kisaran 7-8,75% dalam penawaran umum obligasi SAN Finance II tahun 2011 dengan jumlah pokok senilai Rp750 miliar.
President Director HSBC Securities Indonesia, Hari B Mantoro yang juga sebagai salah satu penjamin emisi perseroan, menyebutkan obligasi dengan tingkat suku bunga tetap ini, telah memperoleh hasil pemeringkatan efek utang jangka panjang dengan rating AA (idn) dengan prospek stabil dari lembaga pemeringkat PT Fitch Ratings Indonesia.
Obligasi tahap II yang ditawarkan ini dibagi dalam tiga seri antara lain Seri A dengan tingkat sukubunga sebesar 7%-8%, berjangka waktu 370 hari, Seri B dengan tingkat sukubunga sebesar 7,5%-8,5% berjangka waktu 24 bulan dan Seri C berjangka waktu 36 bulan dengan tingkat sukubunga sebesar 7,75%-8,75%.
“Bunga obligasi ini dibayarkan setiap 3 bulan sejak tanggal emisi,” ujarnya dalam paparan publik perseroan di Jakarta, Selasa (13/12).
Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi, setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi ini adalah PT NISP Sekuritas, PT HSBC Securities Indonesia dan PT Standard Chartered Securities Indonesia.
Sedangkan yang bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Menurutnya, perseroan dan penjamin pelaksana emisi obligasi merencanakan masa penawaran pada 13-17 Januari 2012, penjatahan pada 18 Januari 2012 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 24 Januari 2012.
Sementara hingga saat ini komposisi pemegang saham perseroan sebesar 60% dimiliki PT Astra International Tbk dan Marubeni Corporation sebesar 40%.











