IMQ, Jakarta —
Di tengah banyaknya keluhan atas berlakunya rute baru atau re-routing kereta rel listrik (KRL), Menteri BUMN Dahlan Iskan menginstruksikan PT Kereta Api Persero untuk fokus memperbaiki rute KRL Bogor-Manggarai terlebih dulu.
"Bogor-Manggarai jadi fokus utama. Kalau rute ini baik, maka nama PT KAI akan bagus," kata Dahlan Iskan setelah melakukan inspeksi mendadak naik KRL di Jakarta, Senin (5/12).
Ia optimistis dengan perbaikan di rute KRL Bogor-Manggarai, PT KAI dapat mengurangi kemacetan jalan sekitar 10-20%. Untuk itu, PT KAI akan menambah rangkaian KRL sebanyak dua rangkaian menjadi 10, dari sebelumnya delapan rangkaian KRL.
"KAI sanggup untuk menambah rangkaian semata-mata untuk meringankan keruwetan di Jakarta," ungkapnya.
Bahkan, lanjutnya, PT KAI juga sanggup untuk menambah jumlah kereta untuk kenyamanan para pengguna kereta api. Menurutnya, PT KAI juga siap mengoperasikan kereta api tiap tiga menit.
"Untuk lima menit atau tiga menit sekali pun tidak ada masalah," selorohnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan menambahkan untuk menambah jumlah keberangkatan KRL, pihaknya akan membangun dan merevitalisasi gardu listrik.
"Kita akan menambah gardu sampai dengan tahun depan sehingga rangkaiannya di jalankan dengan baik," tutur Jonan.
Untuk itu ke depan, PT KA akan membangun gardu listrik baru di Manggarai dan Sudirman pada 2012. Sedangkan pada tahun 2013, gardu listrik akan dibangun di Rajawali dan Kramat.
KRL dari Bogor yang akan menuju Kota akan disediakan dua rute. Rute pertama akan melintasi stasiun Bogor - Manggarai - Kota. Sedangkan rute kedua melintasi Bogor - Tanah Abang - Senen -Jatinegara.
Rute tiga melintasi stasiun Parung Panjang - Serpong - Tanah Abang, rute empat melewati Tangerang - Duri, rute lima melintasi Bekasi - Jatinegara - Manggarai - Kota. Sedangkan rute enam melintasi Tanjung Priok - Jakarta Kota.











