IMQ, Jakarta —
Sekitar tiga tahun terakhir ini, emas menjadi instrumen investasi yang digandrungi. Harga emas meroket tajam dan mengundang para pencari untung untuk berinvestasi atau pun berspekulasi di emas.
Rata-rata kenaikan emas dari 2009-2011 sekitar 26% per tahun. Dan setiap tahun emas selalu mencetak rekor harga baru. Pada 2011 ini rekor harga emas ada di level US$1920 per troy ons.
Kenaikan harga emas tidak lepas dari kondisi ekonomi dunia saat ini yang dipenuhi ketidakpastian. Para investor atau pelaku pasar menjadikan emas sebagai sarana lindung nilai atau aset safe haven. Ketika keadaan ekonomi tidak kondusif, emas akan diburu.
Nah, sepanjang tiga tahun terakhir ini pula, krisis ekonomi global masih menjadi kekhawatiran para investor. Yang terakhir ini adalah kemungkinan krisis ekonomi global akibat krisis utang di zona euro. Dan krisis di zona euro masih belum berakhir, kemungkinan besar masih akan berlanjut di tahun depan. Dengan demikian, harga emas masih akan nyaman untuk naik lagi atau paling tidak bertengger di level atas.
Selain itu, tahun depan kemungkinan bank sentral Amerika Serikat (AS) akan meluncurkan kebijakan pelonggaran kuantitatif lagi yang istilah awamnya melakukan pencetakan uang baru untuk membantu memulihkan perekonomian AS.
Aksi ini tentunya akan melemahkan nilai mata uang dolar AS dan akan membantu menaikkan harga emas. Harga emas biasanya mempunyai korelasi yang negatif dengan dolar, karena harga emas dinilai dalam dolar AS. Bila dollar AS menguat, harga emas akan turun dan sebaliknya bila dolar AS melemah, harga emas akan naik.
Masih ada lagi faktor fundamental pendukung kenaikan harga emas yaitu tren kenaikan kepemilikan emas pada bank-bank sentral dunia. Beberapa bank sentral seperti China, India dan Rusia berusaha meningkatkan cadangan emasnya untuk mendiversifikasi cadangan moneternya. Tingginya permintaan tentu saja akan meningkatkan harga emas.
Jadi beberapa alasan tersebut di atas akan dapat menunjang kenaikan emas tahun depan. Mungkin ada yang memiliki uang lebih, dapat memulai investasinya di emas.











