IMQ, Jakarta —
Anak usaha PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Panin Asset Management (PAM) pada tahun 2012 membidik peningkatan jumlah rekening reksa dana menjadi 50 rekening dari dari posisi hingga akhir Oktober 2011 yang telah mencapai 14 ribu rekening.
Direktur PAM, Ridwan Soetedja mengatakan peningkatan tersebut didukung oleh penambahan jaringan pemasaran dengan dua perbankan swasta untuk memasarkan produk reksa dana milik perseroan.
“Dua perbankan swasta tersebut akan melengkapi kerjasama dengan 1 perbankan lainnya yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA),” ujarnya di Jakarta, Senin (28/11).
Selain itu lanjutnya, perseroan juga akan memperluas cabang-cabangnya antara lain di wilayah Surabaya, Jawa Timur dan Denpasar, Bali.
"Surabaya memiliki pasar yang besar, dimana secara Dana Pihak Ketiga (DPK) nomor dua setelah Jakarta," tuturnya.
Pada tahun depan lanjutnya, perseroan menargetkan memiliki dana kelolaan (asset under management /AUM) sebesar Rp16 triliun atau meningkat 60% dari target tahun 2011 ini senilai Rp10 triliun.
Untuk mencapai hal target tersebut, pihaknya berencana melakukan ekpansi ke pasar regional antara lain dengan menggandeng distributor dan manager investasi asing demi memaksimalkan penjulanan reksa dana tersebut.
"Perseroan optimis reksa dana yang dimiliki dapat diterima pasar regional," jelasnya.
Ridwan menambahkan tahun depan pihaknya berencana menerbitkan tiga produk reksa dana, dimana salah satunya adalah reksa dana pasar uang yang akan diterbitkan pada kuartal I 2012.
"Target AUM untuk pasar uang Rp 200 miliar dengan tingkat pengembalian 6%. Kami pilih pasar uang karena lebih aman dan likuid," terangnya.











