IMQ, Jakarta —
Guna mencegah kemacetan layaknya Ibukota, pemerintahan Kota Medan berencana memperluas wilayahnya. Tak tanggung-tanggung, sebuah kota baru pun akan hadir yang berlokasi di antara Medan dan Bandara Internasional Kualanamu.
"Kota baru Deli Metropolitan ini akan dibangun dengan memanfaatkan lahan perkebunan milik PTPN II yang ada ditengah kota," ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, tadi malam (24/11).
Ia menghitung, luas lahan perkebunan tersebut mencapai 1.000 hektar (ha). Nantinya, lahan PTPN itu akan dipergunakan untuk perluasan industri PT Hotel Indonesia Natour (HIN) Persero, pembangunan perumahan dan kota baru tersebut.
"Pembangunan ini akan membantu Kota Medan agar tidak memiliki problem seperti Jakarta," selorohnya.
Ia berkeyakinan semua kota di Tanah Air yang menuju bandara akan berkembang. Hal ini dilatarbelakangi aksesibilitasnya.
Kota Baru Deli Metropolitan ini hasil dari rekomendasi perluasan wilayah Kota Medan dari daerah-daerah terpencil milik Deli Serdang di inti Kota Medan.
Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars baru-baru ini mengatakan hingga kini Pemkab Deli Serdang tidak akan melepaskan wilayahnya menjadi bagian Kota Medan. Meski alasannya untuk perluasan Kota Medan sebagai kota metropolis.
Sebelumnya, Panitia Khusus Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kota Medan menilai, peran Deli Serdang tidak terlalu penting dalam perluasan wilayah Kota Medan. Pasalnya, Pemprovsu lebih memahami persoalan perluasan Kota Medan, khususnya daerah-daerah kecil milik Kota Medan yang sering terabaikan.











