IMQ, Jakarta —
PT Bank Syariah Mandiri hingga kuartal III tahun ini membukukan laba senilai Rp409,12 miliar atau naik 27,83% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp320,04 miliar.
Direktur Utama BSM, Yuslam Fauzi mengatakan kenaikan laba tersebut ditopang oleh pendapatan operasional setelah distribusi bagi hasil.
"Pada September 2011 pendapatan operasional setelah distribusi bagi hasil adalah senilai Rp2,81 triliun atau tumbuh 39,11% dibanding periode yang sama 2010 senilai Rp2,02 triliun," tukasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (16/11).
Seiring peningkatan laba, perseroan juga membukukan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp38,29 triliun atau melesat 54,15% dibanding periode yang sama 2010 senilai Rp24,84 triliun.
Sementara perseroan juga telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp34,40 triliun atau naik 60,45% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp21,44 triliun.
Pembiyaan terbesar perseroan lanjutnya, berasal dari segmen pembiayaan nonkorporasi sebesar 72,40% dan sisanya 27,60% kepada segmen korporasi.
“Indikator tersebut menunjukkan perseroan pro sektor riil dan UMKM,” paparnya.
Hingga sembilan bulan pada 2011 aset perseroan tercatat mencapai Rp43,51 triliun atau naik 55,12% dibandingkan posisi aset pada September 2010 sebesar Rp28,05 triliun.











