IMQ, Jakarta —
Naiknya Indeks Dow Jones di hari kedua sebesar 101,79 poin, yang diikuti naiknya harga minyak, menjadi faktor pendorong Bursa Indonesia untuk kembali menguat dalam perdagangan Rabu (9/11).
Pada pembukaan sesi I perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22.61 poin (0,59%) ke level 3,828.25 poin. Sementara indeks LQ45 di buka menguat 5.63 poin (0,83) 683.99 poin.
Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Yualdo Yudoprawiro, dalam risetnya mengatakan IHSG akan kembali menguat, selain juga mengantisipasi potensi penurunan BI rate.
"Indeks hari ini berpotensi menguji resistance di level 3,834," tukasnya.
Selain itu, lanjutnya, China melaporkan tingkat inflasi sebesar 5,5% Year on Year lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 6,1%, namun masih sesuai estimasi.
"Rendahnya inflasi ini mengindikasikan pengetatan ekonomi berhasil menurunkan inflasi," paparnya.
Sementara Senior Research HD Capital, Yuganur Widjanarko, mengatakan regional sedikit menjawab positif terhadap perkembangan Yunani, namun kasus utang Italia yang kembali mencuat masih akan menjadi perhatian utama sehingga dalam keadaan pasar yang tak menentu ini.
"Rekomendasinya, menggunakan weakness sebagai entry point dan keluar pada saat indeks menguat," tuturnya.
Untuk saham-saham yang direkomendasikan layak dikoleksi pada perdagangan hari ini antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Bakrie Development Tbk (ELTY).











