IMQ, Jakarta —
Setelah melihat dan merasakan performa Mazda8, muncul keyakinan bahwa kendaraan ini adalah cermin dari standar desain yang benar-benar baru untuk MPV.
Betapa tidak, desainnya yang tegas berkarakter, sejumlah fitur canggih, material di sekujur interior yang berkualitas serta kabin yang nyaman dan lega, adalah keseimbangan yang ideal antara sentuhan stylish, pengendalian yang mantap, sporty dan kepraktisan.
Untuk tampilan luar, tak diragukan Mazda8 menyemburkan aura sporty dan agresif. Itu terlihat dari dimensinya yang meski lebar dan panjang tapi tidak terlalu tinggi, plus desain gril dengan air dam ekstra lebar dan di bemper belakang menyembul dua knalpot berbalut krom. Sekilas sosoknya mirip dengan Mitsubishi Grandis, tapi lebih lebar dan panjang.
Bagaimana dengan interiornya? Ketika memasuki kabin mobil seharga Rp498 juta ini, aroma kecanggihan begitu terasa. Saat IMQ membuka pintu, terpancar warna biru yang berasal dari welcome lighting di 3D blackout meter, yaitu klaster speedometer dan tachometer yang berdesain sporty. Pancaran warna biru itu akan semakin terang ketika sudah duduk di kursi pengemudi yang berbalut kulit berkualitas warna peach. Dan ketika mesin dihidupkan, jarum penunjuk akan berpendar warna merah, sebuah paduan warna serasi dengan deretan angka yang menyala biru dan latar belakang warna hitam.
Kekaguman itu tak berhenti di sini, karena IMQ merasakan kenyamanan berkendara dipadu dengan pengendalian yang mantap.
Asyiknya lagi, kursi untuk pengemudi bisa disetel secara elektris ke 8 arah, seperti maju-mundur, naik-turun, merebahkan sandaran, menaikturunkan bagian depan dan belakang tempat duduk. Tapi tidak untuk tempat duduk penumpang, yang seluruhnya dioperasikan secara manual.
Kenyamanan bukan hanya didominasi pengemudi, karena seluruh anggota keluarga akan merasakan hal yang sama. Ini berkat konfigurasi tempat duduk baris kedua yang bisa disesuaikan dengan segala kebutuhan.
Khusus untuk kursi baris kedua yang berdesain captain seat, dan Mazda menyebutnya Super Ottoman Relax seats, bukan hanya dapat direbahkan (reclining), tapi juga bisa dimajumundurkan hingga 80 mm untuk memberikan ruang kaki yang lebih lapang dan digeser ke kanan atau ke kiri. Belum lagi dengan dua sandaran tangan di masing-masing kursi serta penopang untuk kaki (legrest), dijamin perjalanan Anda sekeluarga akan menyenangkan.
Bagi Anda yang suka melakukan perjalanan jauh bersama seluruh anggota keluarga, Mazda8 bisa menjadi pilihan tepat. Ini karena MPV medium berkapasitas 7 tempat duduk ini menawarkan kabin yang senyap dan lega. Lantai yang rendah dan wheelbase yang panjang menawarkan kelegaan dan kenyamanan bagi seluruh penumpang.
Ditambah lagi dengan semburan udara dari air conditioning (AC) yang terbagi dalam tiga zona, sehingga seluruh penumpang akan merasakan kesejukannya. Ventilasi udara yang terpasang di roof trim (atap) dapat diarahkan ke kanan dan kiri di baris kedua dan ketiga. Selain itu, kesejukan udara AC juga dipancarkan ke kaki penumpang di belakang. Jadi tidak ada cerita penumpang belakang Mazda8 merasa kepanasan.
Sekarang giliran merasakan sensasi Zoom-Zoom driving ala Mazda, memadukan kelegaan kabin dan fleksibilitas pengaturan tempat duduk yang dibutuhkan pada sebuah MPV. Mesin berteknologi tinggi MZR 2.3 DOHC tak hanya menghasilkan tenaga melimpah (161 hp) mulai dari putaran bawah hingga tinggi, tapi juga rendah emisi. Besarnya tenaga amat terasa saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi dan torsi besar (203 Nm) sudah bisa dirasakan saat putaran mesin rendah dan sedang. Mesin berkapasitas 2.300cc ini sangat responsif, bahkan ketika pedal gas diinjak sedikit saja.
Tenaga dan torsi melimpah itu disalurkan melalui transmisi 5 percepatan Activematic. Transmisi canggih ini menyalurkan tenaga ke roda dengan lembut tanpa hentakan namun tetap sporty, sehingga kecepatan tinggi lebih cepat tercapai.
Meski mobil sudah melesat di atas 100 km/jam, yang barengi dengan suara peringatan wanita dari speaker yang menyatakan mobil sudah melaju melebihi batas kecepatan, namun Mazda8 tetap stabil dan nyaman. Ini berkat kinerja mumpuni suspensi baru yang mampu meminimalkan getaran dan suara bising yang berasal dari gesekan ban dengan permukaan jalan (road noise). Sistem suspensi ini memang dirancang untuk mendukung pengendalian yang sporty tapi tetap menjamin kenyamanan dan kelembutan dalam pengendaraan. Sedangkan rahasia kesenyapan di dalam kabin berada di balik pilar-pilar yang diisi dengan busa untuk mengisolasi kebisingan.
Jika Anda kurang puas dengan kinerja transmisi matik, terutama ketika melalui jalan menanjak, Anda bisa memilih mode manual. Caranya gampang, Anda tinggal menggeser tuas perseneling dari posisi D ke kanan yang ada huruf M. Dengan memilih mode manual, performa Mazda8 makin 'galak'. Meski berbadan bongsor, namun Mazda8 yang dimuati 7 penumpang ini tak menemui kendala berarti saat berkelak kelok menaiki jalur Puncak, Bogor.
Setelah puas mengeksplorasi tenaga mesin dan performa suspensi Mazda8, giliran kinerja penghenti laju yang mendapat perhatian. Dengan rem cakram berventilasi di keempat rodanya, Mazda8 dapat berhenti sempurna dari kecepatan tinggi tanpa harus bergeser dari jalurnya. Artinya, kinerja rem cakram yang dilengkapi dengan electronic brake force distribution (EBD) dan ABS yang menjadi perlengkapan standar ini menjamin jarak pengereman Mazda8 lebih pendek. Hebatnya lagi, tekanan sepatu rem terhadap cakram bisa bervariasi antara roda depan dan roda belakang berdasarkan distribusi beban muatan dan penumpang.
Selain ditunjang kinerja apik sistem suspensi dan pengereman, peranti lain yang menjamin keselamatan penumpang Mazda8 adalah kantung udara ganda untuk pengemudi dan penumpang depan, yang lagi-lagi merupakan perlengkapan standar. Sementara perlindungan bagi penumpang di tempat duduk baris kedua dan ketiga terhadap benturan dari samping dipercayakan pada front side airbags (kantung udara samping yang ditempatkan di pilar A) dan curtain airbags di frame kaca untuk penumpang tengah dan belakang.
Mazda8 juga dilengkapi dengan kamera mundur untuk memudahkan memantau situasi di belakang mobil saat hendak parkir atau mundur. Hasil pemantauan kamera itu akan tertampil pada layar monitor di dasbor. Layar ini juga berfungsi sebagai sistem navigasi dan GPS.
Soal aksesibilitas penumpang belakang, Mazda8 patut diacungi dua jempol. Itu tak lain karena keberadaan dua pintu geser yang dapat dibuka dan ditutup secara elektris. Hanya dengan menarik tuas pintu, maka pintu akan terbuka perlahan secara otomatis. Untuk menutupnya, tarik kembali tuas tadi dan pintu akan menutup dengan sendirinya. Bila dari dalam, bisa menggunakan handel pintu atau sebuah tombol yang diletakkan di pilar tengah, di bawah lokasi penempatan sabuk pengaman.
Selain itu, membuka dan menutup pintu tengah ini juga dilakukan melalui dua tombol yang terletak di kanan dasbor, yaitu di bawah lubang ventilasi di bagian pengemudi. Atau bisa juga dioperasikan melalui remote control, yang juga berfungsi untuk membuka pintu belakang. Khusus untuk menutup pintu belakang dilakukan dengan menekan tombol yang terletak di bibir pintu. Bila Anda berdiri di belakang mobil dengan pintu belakang terbuka, tombol itu berada di garis vertikal di atas kepala Anda.
Faktor keamanan amat diperhatikan dalam mengoperasikan pintu secara elektris ini, yaitu dengan memanfaatkan sensor untuk memantau apabila ada benda yang menghalangi gerakan pintu, sehingga pintu akan membuka kembali secara otomatis bila ada benda yang menghambat. Dan bila Anda ingin menghirup udara segar atau merasakan hangatnya sinar matahari, Anda bisa membuka sunroof.
Selain handling mantap dan performa mesin yang 'beringas', aspek lain yang paling menarik adalah konfigurasi dan pengaturan tempat duduk penumpang tengah dan belakang. Pengaturan konfigurasi tempat duduk belakang yang begitu fleksibel, membuat segala kebutuhan dan keinginan Anda selama berkendara dapat terpenuhi dengan Mazda8 ini.
Ada beragam pilihan komposisi tempat duduk penumpang, yaitu enam penumpang, delapan penumpang, lima penumpang plus barang, enam penumpang plus barang, tujuh penumpang plus barang dan empat penumpang dengan kursi belakang direbahkan semua. Untuk merebahkan dua kursi belakang cukup mudah, yaitu dengan menarik tali yang menyembul di belakang sandaran kursi. Untuk mengembalikan ke posisi semula, cukup dengan menekan tombol di sudut kanan kendaraan, maka sandaran kursi akan kembali berdiri secara otomatis.
Bahkan dengan seluruh tempat duduk tetap di posisinya, tanpa harus direbahkan, masih tersedia cukup ruang untuk menampung barang di bagasi, yaitu sebesar 357 liter, sehingga dua tas golf dapat dengan mudah diletakkan di sana. Jika masih kurang, ada lagi ruangan sedalam 349mm di bawah lantai yang memberikan ruang penyimpanan hingga 109 liter.
Namun, tak ada gading yang tak retak. Di balik kemewahan, kenyamanan dan kekuatan performanya, ada yang kurang menyenangkan dari Mazda8 ini, yaitu posisi layar monitor yang menggunakan Clarion Audio Player. Jika Anda memutar video pada malam hari mungkin tidak bermasalah, karena tayangan gambar dalam layar masih dapat terlihat dengan jelas. Tapi pada siang hari, gambar pada layar tak jelas terlihat akibat sorotan sinar matahari yang masuk melalui kaca depan. Ada baiknya Mazda melakukan pembenahan dengan mengganti sistem audio-video yang sudut kemiringan layarnya dapat diatur dalam beberapa posisi.
Kelemahan lainnya adalah, layar sentuhnya sulit dioperasikan. Perlu membaca buku petunjuknya secara seksama sebelum mengoperasikannya dan jangan coba-coba untuk mengutak-atik peranti hiburan ini saat Anda mengemudi.
Yang lebih mengherankan adalah mengapa Mazda tidak melengkapi lingkar kemudi dengan tombol pengatur audio player, terlebih mobil ini tergolong kendaraan modern dan bukan mobil murahan.
Secara keseluruhan, Mazda8 adalah salah satu MPV yang pas bagi keluarga Indonesia, terutama bagi keluarga muda dinamis yang mengutamakan performa, kemewahan dan gaya. Model ini juga menjadi penerus yang tepat bagi Mazda5, yang dinilai kurang dalam hal kelegaan kabin, peranti, kemewahan, kenyamanan dan pengendalian. Bila Anda beminat, tersedia tiga pilihan warna, yaitu putih, abu-abu dan hitam.











