IMQ, Jakarta —
- PT CIMB Securities Indonesia pada tahun 2012 mendatang akan menangani penawaran saham umum perdana ( Intial Public Offering/IPO) tiga calon emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai mencapai US$1 miliar atau sekitar Rp882 miliar.
Direktur Utama PT CIMB Securities, Bernard Thien mengatakan dengan mekanisme Joint Lead Underwriter (JLU), perseroan akan menangani IPO calon emiten dari sektor batu bara yang terdiri dari dua perusahaan dan satu perusahaan di sektor transportasi.
"Selain itu perseroan juga akan menangani penawaran obligasi dua perusahaan finance senilai Rp1 triliun yang juga akan dilakukan pada kuartal I-2012 mendatang" tukasnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (20/10).
Sementara itu pada tahun 2012 mendatang perseroan membidik jumlah nasabah tumbuh 42,85% menjadi 10.000 nasabah dibanding target nasabah hingga akhir 2011 yang mencapai 7.000 nasabah.
Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan meningkatkan penetrasi di seluruh wilayah di Indonesia yang ditujukan bagi calon nasabah ritel, dimana target jumlah nasabah ritel CIMB dipatok sekitar 2.000-3.000 nasabah.
"Tahun depan perseroan berharap kontribusi dari nasabah ritel terhadap pendapatan CIMB dapat mencapai 20%," ulasnya.
Dengan peningkatan jumlah nasabah tersebut, perseroan berharap, nilai transaksi harian CIMB Securities dapat meningkat dari saat ini sebesar Rp500 miliar per hari.
"Perseroan akan terus berinvestasi pada teknologi. Strategi bersaing kami pada layanan bukan harga, untuk itu kami akan mengembangkan layanan online trading di seluruh Indonesia," pungkasnya.











