Search:
Wednesday, Nov-20 2019 08:34 WIB
  • AGRI 1,379.450 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 966.320 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 544.050 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,152.090 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,068.240 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,107.590 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,279.030 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 173.360 0.000 (0.000%)
  • IDX30 537.250 0.000 (0.000%)
  • IDX80 139.700 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 382.630 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 141.550 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 487.740 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 257.670 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 312.830 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 139.950 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 978.220 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,133.400 0.000 (0.000%)
  • Investor33 457.830 0.000 (0.000%)
  • ISSI 186.140 0.000 (0.000%)
  • JII 687.050 0.000 (0.000%)
  • JII70 232.150 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,246.220 0.000 (0.000%)
  • LQ45 985.900 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,452.240 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,714.520 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,485.570 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,179.960 0.000 (0.000%)
  • MNC36 340.400 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 335.950 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 504.780 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 320.430 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 388.600 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,152.090 0.000 (0.000%)
  • TRADE 782.240 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Rasionalisasi Biaya dan Subsidi Silang Tekan Harga Gas
Published: 27 Apr 2017 16:47 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus melakukan rasionalisasi terkait biaya infrastruktur agar harga gas yang dibebankan kepada masyarakat, khususnya Sumatera Utara, kompetitif.

Direktur PGN Dilo Seno Widagdo menuturkan, harga gas di Sumut pernah mencapai US$12 per mmbtu dan berhasil diturunkan menjadi US$9 per mmbtu. Sebagian besar konsumennya adalah rumah tangga.

"Jadi, memang perlu ada perhatian khusus dan perlu bentuk cross subsidi. Akhirnya, teman-teman Pertamina melakukan rasionalisasi terhadap infrastruktur cost-nya, PGN juga di mana kita melakukan blended antara LNG yang disedikan dan FSRU dari Lampung sehingga kita menemukan formulasi harga di angka US$9 per mmbtu," ujar Dilo ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (27/4).

Ditambahkannya, sumber gas untuk wilayah Sumut melalui pipa transmisi Pertamina turut disalurkan melalui pipa PGN. Saat ini, pelanggan gas rumah tangga di Sumut mencapai 20.000.

Rasionalisasi tersebut dilakukan secara terbuka. Salah satunya dilakukan di Duri, Dumai di mana konsep serta anggaran dihitung secara bersama-sama serta transparansi.

Ia menambahkan, Pertamina dan PGN juga sepakat melakukan pemotongan atau cross subsidy untuk wilayah Sumatera Utara.

"Harapannya dengan insentif yang kita lakukan, nanti akan menumbuhkan industri ataupun pemanfaatan gas di wilayah Sumut, sehingga kalau secara elastisitas tercapai," ulasnya.

Sementara Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah mengutarakan, tingginya harga gas di Sumut pada tahun lalu membuat masyarakat geram.

"Namun, dengan sinergi Pertamina dan PGN, harga gas sudah US$9 per mmbtu atau turun 20%. Perkembangan ini menunjukkan sinergi operasi penyatuan opeasional Pertamina dan PGN sangat feasible dan punya dampak langsung ke masyarakat, baik untuk konsumsi maupun industri sebagai bahan bakar," papar Edwin.

Oleh sebab itu, sinergi Pertamina dan PGN bukan semata omong kosong atau keuntungan semata, melainkan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS