IMQ, Jakarta —
- PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) hari ini Minggu (2/10), mulai menerbangkan kloter pertama calon jemaah haji Indonesia di delapan embarkasi dari sembilan embarkasi yang dilayani perseroan.
Vice Corporate Communication GIAA, Pujobroto mengatakan delapan embarkasi yang mulai menerbangkan calon jemaah haji tersebut antara lain embarkasi Jakarta, Banda Aceh, Medan, Padang Pelembang, Solo, Balikpapan dan Makassar. Sementara Banjarmasin akan melaksanakan kloter pertama pada tanggal 6 Oktober 2011.
"Hari ini perseroan menerbangkan sebanyak 11 kloter yaitu masing-masing satu kloter dari tiap embarkasi kecuali Makassar yang menerbangkan dua kloter dan Solo menerbangkan tiga kloter," ungkapnya di Jakarta, Minggu (2/10).
Kloter I dari Jakarta (GA-7101) berangkat pukul 11.00 LT, Banda Aceh (GA-2101) berangkat pukul 16.00 LT, Medan (GA-3101) berangkat pukul 10.00 LT, Padang (GA-3500) berangkat pukul 07.00 LT, Palembang (GA-7701) berangkat pukul 11.00 LT, Solo (GA-6001) berangkat pukul 08.30 LT, Balikpapan (GA4101) berangkat pukul 10.00 LT, dan Makassar (GA-1200) berangkat pukul 09.00 LT.
Pujobroto menambahkan pelaksanaan phase pertama (keberangkatan) penerbangan haji tahun 2011/1432H ini dimulai pada 2 Oktober hingga 31 Oktober 2011.
Sementara phase kedua (pemulangan) akan dilaksanakan pada tanggal 11 Nopember hingga 11 Desember 2011.
"Pada tahun ini penerbangan langsung ke Madinah hanya dilayani oleh embarkasi Jakarta yaitu periode 1 - 19 Oktober 2011 dan akan kembali pulang ke Indonesia langsung dari Madinah pada 29 Nopember hingga 11 Desember 2011,"" ungkapnya.
Pada musim haji 2011/1432H ini, Garuda akan menerbangkan sebanyak 113.903 yang tergabung dalam 299 kelompok terbang (kloter) dari 9 embarkasi, yaitu embarkasi Banda Aceh (4.873 jemaah), Medan (8.500 jemaah), Padang (7.873 jemaah), Palembang (7.721 jemaah), Jakarta (23.016 jemaah), Solo (33.813 jemaah), Banjarmasin (5.680 jemaah), Balikpapan (5.876 jemaah) dan Makassar (16.551 jemaah).
Dalam pelaksanaannya, perseroan mengoperasikan 14 pesawat berbadan lebar terdiri dari 3 pesawat B-747 (kapasitas seat 455), satu pesawat B-767 (325 seat), dua pesawat A330-300 (375 seat) dan delapan pesawat A330-200 (360 seat).
Awak kabin yang akan bertugas dalam pelaksanaan penerbangan haji ini berjumlah 687 orang dan 622 diantaranya (91%) adalah awak kabin yang direkrut dari daerah embarkasi.
"Tujuan perseroan merekrut awak kabin asal daerah embarkasi tersebut adalah merupakan bagian dari pelayanan GIAA kepada para jemaah untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa), mengingat sebagian besar jemaah hanya mampu berbahasa daerah," ulasnya.











