IMQ, Jakarta —
- PT Mandiri Sekuritas pada semester II tahun ini akan menangani tiga pelaksanaan penawaran umum sagham perdana (IPO)calon emiten BEI dan satu obligasi.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Harry M Supoyo menjelaskan dari ketiga IPO yang akan ditangani tersebut, salah satunya adalah perusahaan tambang batubara terintegrasi PT ABM Investama.
"Dengan mekanisme Joint Lead Underwriter (JLU) bersama Morgan Stanley dan Macquire, ABM Investama rencananya akan melepas ke publik sebanyak 20% dan diperkirakan listing pada Oktober 2011 mendatang," ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/9).
Sekedar informasi ABN Investama merupakan calon emiten yang merupakan anak perusahaan Tiara Marga Trakindo Goup (TMT Group).
Harry menambahkan selain menangani IPO 3 calon emiten BEI, perseroan juga akan menangani penanganan obligasi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tahap I senilai USD150 juta.
Dalam penerbitan obligasi tersebut dilakukan dengan mekanisme JLU dengan Standard Chartered dan Deutshe Bank.
Sebelumnya Direktur Utama ANTM, Alwin Syah Loebis mengatakan dana yang terhimpun dari obligasi ini akan diterbitkan pada November 2011 mendatang digunakan untuk membiayai proyek Feronikel (FeNi) Halmahera Timur.
Proyek ini bertujuan meningkatkan nilai tambah cadangan nikel melalui kegiatan pengolahan, dimana kapasitas produksi dalam proyek tersebut adalah 27 ribu ton nikel dalam feronikel.











