IMQ, Jakarta —
- Merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebabkan terimbas oleh melemahnya nilai tukar rupiah dan pelemahan yang terjadi di level bursa regional.
Demikian diungkapkan Kepala Riset MNC Securitas, Edwin Sebayang ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (22/9).
Menurut Edwin, karena terimbas oleh rupiah nasib IHSG ke depan akan sangat bergantung oleh kemampuan Bank Indonesia (BI) untuk menahan level kejatuhan rupiah.
"Jika Bank Indonesia dapat menjaga rupiah di level Rp9.000 per dollar AS, maka saya yakin IHSG masih bisa balik ke level 4.000-an," tukasnya.
Sementara lanjutnya, melemahnya bursa saham regional dipicu akibat kekecewaan investor atas pernyataan Chairman The Fed, Ben Bernanke yang urung mengeluarkan quantitative easing ketiga.











