Search:
Saturday, Jan-18 2020 02:53 WIB
  • AGRI 1,425.950 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 960.420 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 564.300 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,104.310 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,089.840 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,363.870 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 178.800 0.000 (0.000%)
  • IDX30 559.650 0.000 (0.000%)
  • IDX80 143.830 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 388.520 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 145.290 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 504.610 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 254.520 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 317.230 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.520 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.150 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,100.550 0.000 (0.000%)
  • Investor33 473.860 0.000 (0.000%)
  • ISSI 185.090 0.000 (0.000%)
  • JII 694.470 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.290 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,284.800 0.000 (0.000%)
  • LQ45 1,025.810 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,473.920 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,760.970 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,547.190 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,241.480 0.000 (0.000%)
  • MNC36 355.020 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 324.170 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 491.690 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 321.200 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 404.490 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 758.690 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Inilah Hambatan Pengembangan Industri Komponen Otomotif
Published: 8 Feb 2017 18:22 WIB


IMQ, Jakarta —  Minimnya ketersediaan bahan baku serta belum maksimalnya pengembangan industri hulu menghambat pelaksanaan true localisation program kendaraan hemat energi dan harga terjangkau atau low cost and green car (LCGC).

"Pembelian bahan baku dilakukan secara terbuka, yang penting importir dan harganya fluktuatif," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM), Hadi Suryadipradja kepada pers di Jakarta, Rabu (8/2).

Pelaku usaha komponen, menurut Hadi, tidak bisa langsung menaikkan harga jual ke industri penyerap karena pemerintah telah mengatur harga jual mobil LCGC.

"Serba salah memang LCGC, kalau tidak diambil volumenya besar, tapi kalau diambil keuntungannya sangat kecil. Dari sisi ketersediaan produk, industri lokal belum mampu memenuhi kebutuhan sektor otomotif, jika bahan baku tersedia, kualitas masih belum sesuai dengan standar yang diterapkan," papar dia.

Hadi mencontohkan pada bahan baku baja, produsen seperti PT Krakatau Steel (Persero) Tbk belum mampu memenuhi kebutuhan industri otomotif, baik dari sisi kapasitas maupun kualitas.

"Hal yang sama juga di alami oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), perusahaan pengolah aluminium milik pemerintah. Tidak hanya itu, produsen komponen juga masih kesulitan mendapatkan karet," ujarnya.

Hadi menambahkan, karet yang tersedia di Indonesia merupakan karet alam yang sangat rapuh jika terkena panas dan minyak. Produsen mengimpor karet sintetis untuk komponen kendaraan.

"Kalau industri di dalam negeri ada, harganya juga belum tentu kompetitif. Jadi memang sulit untuk sepenuhnya menggunakan kandungan lokal," tutur Hadi.

Kandungan lokal LCGC diatur dalam Permenperin No. 33/2013 tentang pengembangan produksi kendaraan bermotor roda empat yang hemat energi dan harga terjangkau. Produsen diwajibkan untuk memenuhi tingkat kandungan dalam negeri sebesar 80% dalam jangka waktu 5 tahun.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS