IMQ, Jakarta —
Mungkin banyak penggemar produk smartphone Samsung yang terkesan dengan Galaxy Note yang diperkenalkan di ajang IFA 2011, Berlin, saat ini. Tapi bagi Anda yang sudah kebelet untuk memilikinya, simak dulu informasi berikut.
Selain ada kabar bagus tentang Galaxy Note, namun ada juga kabar buruknya, terutama bagi Anda yang sudah ingin memilikinya.
Kabar bagusnya, Galaxy Note memiliki berbagai fitur canggih dan mumpuni, yang menegaskan eksistensinya sebagai ponsel cerdas yang layak dipilih selain produk Apple Inc.
Selain memiliki prosesor yang lebih cepat, Galaxy Note juga memiliki layar beresolusi 1280 x 800, dengan jumlah pikselnya hampir dua setengah kali lipat dari layar yang dimiliki Galaxy S II.
Galaxy Note yang dipamerkan di ajang IFA dan akan diluncurkan pada akhir tahun ini, kemungkinan berupa unit pra-produksi dan kemampuannya biasanya akan lebih tinggi untuk versi produksi. Wah pasti makin mantap.
Tapi jangan terburu-buru senang dulu, karena ada juga kabar buruk terkait ponsel pintar lansiran vendor Korea Selatan ini. Apakah itu?
Kabar buruknya adalah harganya. Samsung telah mengumumkan harga ponsel ini di kawasan Skandinavia. Galaxy Note akan dipasarkan di Denmark pada November seharga 5.600 krone Denmark, atau sekitar Rp10 jutaan (US$1.066, €750).
Sementara di Norwegia dilepas di harga 5.700 krone Norwegia ($1.052, €742), Swedia dibanderol 6.000 krona Swedia ($929, €655) dan Finlandia dipatok €799 ($1.133).
Dengan harga segitu, berarti harga Galaxy Note sudah berada di atas rata-rata harga smartphone dan masuk ke wilayah tablet. Dan yang lebih parah, harga ini bahkan lebih mahal dari iPad 2 yang termahal (US$829). Padahal, Galaxy Note diharapkan mampu menjaring konsumen yang menginginkan gadget dengan ukuran kompak, tak seperti iPad 2 atau Galaxy Tab 10.1 yang memiliki layar yang lebar.











