IMQ, Jakarta —
Perusahan migas, PT Medco Energi International Tbk (MEDC) akan membuka kembali kantornya di Tripoli, Libya, untuk segera memulai persiapan kegiatan operasi di wilayah kerja Area 47.
Direktur Utama MEDC Luman Mahfoedz mengatakan dengan dibukanya kantor di Tripoli tersebut, maka perseroan akan dapat beroperasi sesegera mungkin.
"Perseroan telah menerima kabar dari mitra kerja yakni Libyan Investment Authority (LIA) bahwa Dewan Transisi Nasional Libya (NTC) telah menunjuk kembali Mohammed H. Layas sebagai Chairman dari Board of Directors LIA dan Rafik A. Nayed sebagai Chief Excecutive Officer (CEO) LIA," ujarnya dalam keterangan resmi perseroan di Jakarta, Kamis (8/9).
LIA adalah badan pengelola keuangan yang didirikan oleh pemerintah Libya pada 2006 untuk mengelola pendapatan negara yang berasal dari minyak dan saat ini memiliki aset lebih dari US$65 miliar.
Selain itu, Lanjut Lukman, perseroan juga menyambut baik pernyataan Menteri Luar Negeri RI yang disampaikan Minggu (4/9) lalu, yang mendukung proses transisi demokrasi damai di Libya yang dilakukan Dewan Transisi Nasional Libya serta dukungan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) terhadap semua upaya yang sedang berjalan yang melibatkan NTC dalam mendorong rekonsiliasi yang membentuk Libya lebih demokratis dan stabil dengan aspirasi dan keinginan rakyatnya.











