IMQ, Jakarta —
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan peningkatan penjualan 24% atau US$1,79 miliar dalam enam bulan pertama 2011, dibandigkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$1,44 miliar.
Menurut Direktur BUMI Dileep Srivastava, kenaikan ini mendongkrak pendapatan operasional sekitar 42% dari US$386 juta menjadi US$549 juta, sehingga menghasilkan laba bersih sebesar US$274 juta, atau naik 9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$252 juta.
Bila dihitung berdasarkan perhitungan akuntansi lama, maka terjadi peningkatan penjualan 26% menjadi US$269 miliar dari sebelumnya US$214 miliar, dengan laba operasional pun naik 20% dari US$795 juta sehingga mendongkrak laba bersih 103% menjadi US$274 juta dari US$135 juta.
"Konsistensi yang diwujudkan dalam laporan keuangan semester I tahun ini menunjukkan perusahaan dapat membuktikan keseriusannya," tutur Dileep dalam siaran persnya, Rabu (24/8).
Tingginya harga batubara di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global saat ini tidak mengganggu perusahaan untuk tetap melakukan akuisisi aset non batubara. Harga penjualan batubara pada semester I ini turun 5,9% dari US$31,1 metrik ton menjadi US$29,3 metrik ton.
"Kami tetap fokus untuk tidak mengubah divestasi aset batubara non delivering," tuturnya.











