IMQ, Jakarta —
Walau sempat bimbang, penutupan Indeks Harga Saham Gabungan pekan lalu yang mengantongi kenaikan 126,25 poin sekaligus membuktikan IHSG ingin menggapai level 3.900 pada pekan ini.
Pergerakan IHSG pada pekan terakhir Juni 2011 diperkirakan cenderung menguat pada level 2.849,61-3.873,33 dan tidak menutup kemungkinan break ke level 3.900. Adapun koreksi maksimal berada di level 3.761,33-3.780.
Secara fundamental, ekonomi Indonesia tidak mengalami permasalahan. Namun kita perlu mencermati informasi perihal pemulihan ekonomi di AS serta voting Yunani pada Selasa, 28 Juni 2011. Berikut serangkaian faktor internal dan eksternal yang menyelimuti IHSG, antara lain:
Eksternal
* PDB AS untuk kuartal I naik 1,9% dari estimasi awal 1.8% dan The Fed memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi 2011 dan menaikkan perkiraan tingkat pengangguran
* Data durable goods di AS naik 1,9% di bulan Mei setelah penurunan pada April lalu dan lebih baik dari estimasi yang dilakukan ekonom di 1,6%
* Pemimpin Uni Eropa berjanji menstabilkan perekonomian kawasan Eropa khususnya Yunani
* Parlemen Yunani akan melakukan voting kebijakan penghematan fiskal yang akan dilakukan pada Selasa, 28 Juni 2011 untuk mendapatkan dana bantuan 78 miliar euro
Internal
* Derasnya aliran dana yang masuk ke pasar modal Indonesia (net foreign buy)
Berikut rekomendasi saya untuk pekan IV pada Juni 2011 berdasarkan metode 'Buying Power' dengan 'Entry Point' dan target harga adalah:
* PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) masuk di level Rp950-960, target harga Rp1.000-1020. Next Rp1.080-1.100
* PT Borneo Lumbung Energy Tbk (BORN) masuk di level Rp1.390-1.420, target harga Rp1.460-1.480. Next 1.550-1.570
* PT Internasional Nickel Indonesia Tbk (INCO) masuk di level Rp4.425-4.475, dengan target harga Rp4.775-4.825. Next Rp5.100-5.200
Selamat berbelanja!!











