IMQ, Jakarta —
Pemerintah mengisyaratkan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2010 sama seperti dividen 2009, yakni sekitar 60%. Alasannya, perusahaan memiliki keuangan yang kuat.
Hal ini diungkapkan Menteri BUMN Mustafa Abubakar di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/6). Menurutnya, PGN juga memerlukan dana untuk pengembangan usaha untuk membuat floating storage.
"Saya tidak tahu berapa porsinya, namun hampir sama dengan tahun lalu," ujar Mustafa.
PGAS membagikan dividen tahun buku 2009 sekitar 60%. Bila tahun ini PGAS membagikan sekitar 60% dari laba bersih 2010 sekitar Rp6,239 triliun, maka total dividen yang akan dibagikan sekitar Rp3,743 triliun.











