Search:
Saturday, Jan-18 2020 07:13 WIB
  • AGRI 1,425.950 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 960.420 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 564.300 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,104.310 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,089.840 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,363.870 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 178.800 0.000 (0.000%)
  • IDX30 559.650 0.000 (0.000%)
  • IDX80 143.830 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 388.520 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 145.290 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 504.610 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 254.520 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 317.230 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.520 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.150 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,100.550 0.000 (0.000%)
  • Investor33 473.860 0.000 (0.000%)
  • ISSI 185.090 0.000 (0.000%)
  • JII 694.470 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.290 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,284.800 0.000 (0.000%)
  • LQ45 1,025.810 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,473.920 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,760.970 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,547.190 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,241.480 0.000 (0.000%)
  • MNC36 355.020 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 324.170 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 491.690 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 321.200 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 404.490 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 758.690 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Inilah Kunci Industri Otomotif Lakukan Efisiensi
Published: 22 Feb 2016 11:03 WIB


IMQ, Jakarta —  Kondisi perekonomian nasional menjadi kunci bagi sektor industri otomotif dalam menjaga pertumbuhan di tengah menurunnya daya beli masyarakat.

“Jika pemerintah mampu menjaga stabilitas ekonomi, daya beli masyarakat, dan nilai tukar rupiah, perusahaan tidak akan melakukan efisiensi. Faktornya balik lagi ke kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat,” kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy kepada pers di Jakarta, Senin (22/2).

Selain upaya pemerintah, menurut Jonfis, produsen harus melakukan berbagai langkah untuk menjaga kinerja penjualan sehingga pemangkasan jumlah pekerja baik di bagian produksi maupun pemasaran bisa diminimalisasi.

“Salah satunya adalah dengan menampilkan berbagai varian produk, memperluas jangkauan purna jual untuk mempermudah akses konsumen, serta memberikan insentif kepada konsumen,” papar dia.

Kekhawatiran terhadap potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sektor otomotif memang sangat wajar, mengingat tahun lalu kinerja penjualan turun cukup tajam. Penjualan mobil pada 2015 hanya sebanyak 1,01 juta unit, turun dibandingkan dengan 2014 yang menyentuh 1,21 juta unit.

Capaian produksi total industri otomotif pada tahun lalu hanya menyentuh angka 1,09 juta unit, turun dari produksi 2014 sebanyak 1,29 juta unit. Tahun ini, pelaku usaha otomotif menargetkan produksi hanya 1,1 juta unit.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS