Search:
Wednesday, Jul-8 2020 07:42 WIB
  • AGRI 1,049.820 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 754.470 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 445.460 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 1,808.080 0.000 (0.000%)
  • DBX 913.700 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,079.660 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 135.780 0.000 (0.000%)
  • IDX30 422.780 0.000 (0.000%)
  • IDX80 109.770 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 283.980 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 117.730 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 378.300 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 206.020 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 240.740 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 97.240 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 793.070 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 900.560 0.000 (0.000%)
  • Investor33 368.040 0.000 (0.000%)
  • ISSI 147.300 0.000 (0.000%)
  • JII 546.430 0.000 (0.000%)
  • JII70 181.790 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 996.690 0.000 (0.000%)
  • LQ45 775.900 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,194.780 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,386.060 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,286.830 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 874.680 0.000 (0.000%)
  • MNC36 282.300 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 254.060 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 318.060 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 244.290 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 311.380 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 4,987.080 0.000 (0.000%)
  • TRADE 605.830 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Ford Hengkang Tidak Menurunkan Minat Investasi
Published: 27 Jan 2016 10:20 WIB


IMQ, Jakarta —  Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan keputusan Ford Motor Indonesia (FMI) hengkang dari Indonesia bukan sinyal dari menurunnya daya tarik investasi sektor otomotif.

“Perizinan FMI tidak berada pada bidang usaha industri otomotif, tetapi bidang usaha perdagangan besar, perdagangan impor dan pelayanan purna jual, serta bidang usaha pemeliharaan dan reparasi mobil,” kata Kepala BKPM, Franky Sibarani, kepada pers di Jakarta, Rabu (27/1).

Franky menilai, minat investasi industri otomotif ke Indonesia tetap tinggi, yang ditandai dengan geliat investasi di sektor otomotif.

“Kami optimistis perkembangan investasi di bidang otomotif akan terus meningkat,” papar dia.

Realisasi investasi sektor industri alat angkutan dan transportasi, termasuk di dalamnya otomotif, pada 2015 tercatat mencapai Rp23,57 triliun, naik 6,5% dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp22,13 triliun.

Sementara itu, untuk investasi asing yang khusus sektor otomotif baik industri maupun jasa (perdagangan dan reparasi) tercatat mencapai Rp21,6 triliun meningkat 13% dari tahun sebelumnya mencapai Rp19 triliun.
Author: Indra BP
-
POPULAR NEWS