Search:
Saturday, Jan-18 2020 07:21 WIB
  • AGRI 1,425.950 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 960.420 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 564.300 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,104.310 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,089.840 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,363.870 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 178.800 0.000 (0.000%)
  • IDX30 559.650 0.000 (0.000%)
  • IDX80 143.830 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 388.520 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 145.290 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 504.610 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 254.520 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 317.230 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.520 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.150 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,100.550 0.000 (0.000%)
  • Investor33 473.860 0.000 (0.000%)
  • ISSI 185.090 0.000 (0.000%)
  • JII 694.470 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.290 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,284.800 0.000 (0.000%)
  • LQ45 1,025.810 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,473.920 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,760.970 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,547.190 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,241.480 0.000 (0.000%)
  • MNC36 355.020 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 324.170 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 491.690 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 321.200 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 404.490 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 758.690 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
Prospek Saham AISA-STTP Stabil, APLN Negatif
Published: 18 Jan 2016 10:49 WIB


IMQ, Jakarta —  Pefindo menetapkan kembali peringkat 'A-' pada PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) dan obligasi I 2013 (stabil), 'A' untuk PT Siantar Top Tbk (STTP), sedangkan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) turun menjadi 'A-' (negatif).

Analis Pefindo Martin Pandiangan menuturkan, peringkat AISA mencerminkan permintaan yang stabil pada bisnis beras, produk-produk yang ditawarkan AISA relatif terdiversifikasi, perlindungan arus kas yang moderat.

"Namun, peringkat dibatasi oleh ekspansi bisnis yang agresif yang didanai dari utang, eksposur terhadap fluktuasi biaya bahan baku, dan kompetisi yang ketat pada industri," tutur Martin melalui riset edisi Januari 2016.

Fasilitas produksi makanan dan beras perseroan berada di Jawa, sedangkan perkebunan kelapa sawit di Sumatera dan Kalimantan.

Pada 30 September 2015, pemegang saham AISA adalah PT Tiga Pilar Corpora sekitar 15,16%, JP Morgan Chase Bank Non-Treaty Clients 9,33%, PT Permata Handrawina Sakti 9,20%, Trophy 2014 Investors Limited 9,09%, Primanex Limited 6,59%, Primanex Pte Ltd 6,59%, Morgan Stanlye & Co LLC Client Account 6,52%, dan masyarakat 37,07%.

Sementara itu, Analis Yogie Surya Perdana menyebutkan, penurunan peringkat dan prospek APLN tersebut karena mempertimbangkan ekspektasi Pefindo bahwa struktur permodalan dan proteksi arus kas perusahaan akan tetap lemah dalam jangka pendek hingga menengah.

"Kendati demikian, peringkat APLN mencerminkan posisi bisnis APLN yang kuat di industri properti, kualitas aset di atas rata-rata, dan porsi pendanaan berulang perusahaan yang cukup tinggi," ujar Yogie.

Sedangkan tingkat leverage keuangan cukup tinggi yang menyebabkan proteksi arus kas perusahaan menjadi lebih lemah dan karakteristik industri properti yang sensitif terhadap perusahaan keadaan makro ekonomi.

Per 30 September 2015, pemegang saham APLN adalah PT Indofica sekitar 64,76%, PT Prudential Life Assurance 6,56%, PT Simfoni Gema Lestari 5,07%, Trihatma Kusuma Haliman 3,03%, dan publik 20,58%.

Sedangkan, peringkat STTP mencerminkan posisi perusahaan yang kuat pada pasar makanan ringan domestik, penawaran produk yang beragam, dan diversifikasi penjualan yang baik secara geografis, serta proteksi arus kas yang kuat.

Per 30 September 2015, saham perusahaan dimiliki oleh PT Shindo Tiara Tunggal sekitar 56,8% dan lain lain sebesar 43,2% termasuk publik 40,1%.
Author: Susan Silaban
-
POPULAR NEWS