Search:
Saturday, Jan-18 2020 06:57 WIB
  • AGRI 1,425.950 0.000 (0.000%)
  • BASIC-IND 960.420 0.000 (0.000%)
  • BISNIS-27 564.300 0.000 (0.000%)
  • COMPOSITE 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • CONSUMER 2,104.310 0.000 (0.000%)
  • DBX 1,089.840 0.000 (0.000%)
  • FINANCE 1,363.870 0.000 (0.000%)
  • I-GRADE 178.800 0.000 (0.000%)
  • IDX30 559.650 0.000 (0.000%)
  • IDX80 143.830 0.000 (0.000%)
  • IDXBUMN20 388.520 0.000 (0.000%)
  • IDXG30 145.290 0.000 (0.000%)
  • IDXHIDIV20 504.610 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-COM 254.520 0.000 (0.000%)
  • IDXSMC-LIQ 317.230 0.000 (0.000%)
  • IDXV30 141.520 0.000 (0.000%)
  • INFOBANK15 1,043.150 0.000 (0.000%)
  • INFRASTRUC 1,100.550 0.000 (0.000%)
  • Investor33 473.860 0.000 (0.000%)
  • ISSI 185.090 0.000 (0.000%)
  • JII 694.470 0.000 (0.000%)
  • JII70 231.290 0.000 (0.000%)
  • KOMPAS100 1,284.800 0.000 (0.000%)
  • LQ45 1,025.810 0.000 (0.000%)
  • MANUFACTUR 1,473.920 0.000 (0.000%)
  • MBX 1,760.970 0.000 (0.000%)
  • MINING 1,547.190 0.000 (0.000%)
  • MISC-IND 1,241.480 0.000 (0.000%)
  • MNC36 355.020 0.000 (0.000%)
  • PEFINDO25 324.170 0.000 (0.000%)
  • PROPERTY 491.690 0.000 (0.000%)
  • SMinfra18 321.200 0.000 (0.000%)
  • SRI-KEHATI 404.490 0.000 (0.000%)
  • TOTAL_MARKET 6,286.050 0.000 (0.000%)
  • TRADE 758.690 0.000 (0.000%)
  • © 2010 IMQ - LKBN ANTARA
PTPP Siap Rilis Obligasi Sebagai Substitusi PMN
Published: 11 Nov 2015 14:02 WIB


IMQ, Jakarta —  PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) berencana menerbitkan obligasi untuk mensubtitusi Penyertaan Modal Negara sebagai opsi pendanaan, jika dalam pembahasan APBN-P pada 2016 mendatang masih tidak disetujui DPR.

"Kami tidak ingin berandai-andai PMN akan keluar di APBN-P, kita berharap betul kita dapat, namun dalam keadaan terpaksa sekali kita punya ruang obligasi dan itu terbuka ruangnya," kata Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan Bambang Triwibowo di Jakarta, Rabu (11/11).

Bambang menyatakan hal tersebut seusai memberikan pemaparan kinerja perusahaan BUMN yang dipimpinnya dalam acara Investor Summit and Capital Market Expo 2015 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Ketika ditanya mengenai besaran obligasi yang akan diterbitkannya, Bambang mengatakan saat ini perseroan belum bisa menyebutkan besaran obligasi yang akan diterbitkan, pasalnya dia mengatakan pihaknya masih akan melihat perkembangannya.

"Besaran nanti saja, kita masih akan lihat perkembangan ke depannya," ujar dia.

Bambang juga menegaskan ditundanya PMN untuk dibahas lagi di dalam penyusunan RUU APBNP 2016 mendatang, tidak akan menghambat proyek yang sedang dikerjakan oleh persero.

"Proyek yang direncanakan jatuh temponya di tahun depan, seperti jalan tol, apartemen, dan lainnya tidak akan terganggu dengan PMN yang di-hold itu, jadi enggak terlalu masalah," ucapnya.

Untuk diketahui, UU Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 telah disahkan tanpa anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) yang merupakan usulan Menteri BUMN Rini Soemarno.

DPR menolak pengajuan PMN sebesar Rp40,4 triliun dalam pembahasan RUU APBN 2016 yang menyebabkan PMN akan kembali dibicarakan dalam pembahasan RUU APBNP 2016 mendatang.

PT PP sendiri merupakan salah satu BUMN yang direncanakan akan mendapat dana PMN dalam APBN 2016. Emiten berkode saham PTPP ini diajukan mendapat suntikan PMN dengan nilai Rp2,2 triliun. (*/Ant)
Author: Khansa Padantya
-
POPULAR NEWS