IMQ, Jakarta —
Duta besar Indonesia untuk Malaysia Da'i Bachtiar mengakui Malaysia berkeinginan membenamkan investasinya di Indonesia dengan mencari peluang di sektor kelistrikan, perkebunan dan pertanian, hingga batubara.
"Kita tadi bahas kemungkinan investasi dari Malaysia ke Indonesia, termasuk peluangnya seperti apa," ungkap Da'i Bachtiar saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (31/5).
Ia menyatakan pertemuan dengan Menteri BUMN Mustafa Abubakar baru sebatas obrolan. Nantinya, pembicaraan ini akan disampaikan ke pemerintah Malaysia untuk ditindaklanjuti.
"Malaysia tertarik untuk berbisnis listrik sebab adanya interkoneksi Sumatera dan Semenanjung Malaysia," ungkapnya.
"Begitu juga dengan peluang perkebunan dan pertanian di mana mereka tidak perlu membuka lahan, biar kita saja yang take over," ujarnya menerangkan.
Untuk itu, ia berkomitmen mencari investor yang serius untuk membenamkan investasinya di Tanah Air.
Selain itu, Malaysia juga masih berminat untuk mendatangkan tenaga kerja dari Indonesia yang ditandai dengan dibentuknya 'Joint Task Force'. Kesepakatan ini berisi tentang penanganan bila terjadi masalah atas TKW/TKI.
"Langkah-langkah ini sebagai upaya penegakan hukum di Malaysia," paparnya.
Diakunya, dulu TKW yang bekerja di Malaysia sebanyak 300.000 orang, kemudian dipulangkan ke Tanah Air dan kini tinggal 100.000 orang. "Memang, sekitar 60% TKW tidak dibayar," pungkasnya.











