IMQ, Jakarta —
PT United Tractors menargetkan pengangkutan batubara yang ditangani anak usahanya, PT Pama Persada, bisa tumbuh 10% pada 2011. Hingga Maret 2011, UNTR telah menjual 2.200 unit alat berat.
"Produksi batubara dari Pama diharapkan meningkat 10% dari tahun lalu yang sebanyak 77,9 juta," ujar Investor Relations UNTR, Ari Setiyawan, di Marley Cafe, Kamis (8/4/2011) malam.
Mengacu pada angka tersebut, itu berarti produksi pengangkutan batubara Pama Persada bisa mencapai 85,7 juta ton pada 2011. Sayangnya, Ari belum bisa memberikan angka proyeksi pendapatan yang akan dikontribusi Pama Persada tahun ini.
Untuk sektor penjualan alat berat, UNTR mencatat angka sebesar 2.200 unit hingga akhir Maret 2011. Menurut Wakil Direktur Utama UNTR Paulus Bambang Widjanarko, tahun ini UNTR menargetkan penjualan alat berat sebanyak 6.000 unit.
"Pada Maret saja kami jual 789 unit. Hingga akhir Maret telah terjual 2.200 unit dari target tahun ini sebanyak 6.000 unit," ujar Paulus.
Paulus mengatakan target produksi tambang batubara perseroan ditargetkan sebanyak 4 juta ton tahun ini, naik 33,33% dari tahun 2010 sebanyak 3 juta ton. Sedangkan mengenai rencana rights issue, Paulus memastikan kembali harga sebesar Rp 15.050 per saham dengan rasio 33:1. Total dana yang akan diraih dari pelepasan 403.257.853 saham baru ini mencapai Rp 6,07 triliun.
"Usai rights issue, kepemilikan PT Astra International Tbk (ASII) di UNTR sebanyak 59,5%, sisanya sebesar 40,5% milik publik," ujarnya.











