Bandarlampung (ANTARA) —
Petugas Gegana Satbrimob Polda Lampung mengamankan sebuah kotak berbungkus koran yang dicurigai bom yang tergeletak di salah satu ruang di pusat perbelanjaan Chandra Superstore Tanjungkarang, Bandarlampung, Kamis.
'Saya yang pertama menemukan kotak itu di salah satu ruang WC pria, tadi pagi. Karena mencurigakan, saya laporkan kepada polisi,' kata Ari (24), salah seorang karyawan Chandra Superstore di Bandarlampung.
Kotak berbungkus koran tersebut dicurigai berisi bom karena digeletakan begitu saja tanpa pemilik di ruang WC pria di lantai II Chandra Superstore Tanjungkarang.
Adanya kotak misterius tersebut, sempat membuat heboh para karyawan yang baru akan mulai bekerja. Melihat itu, pihak manejemen pusat pembelajaan menyuruh semua karyawan keluar untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sembari menunggu kedatangan polisi.
Polisi yang mendapat laporan, sekitar pukul 09.00 WIB tiba di lokasi temuan, lengkap dengan perangkat deteksi dan penjinak bahan peledak.
Setelah memasang garis polisi di sekitar lokasi, Unit Gegana Satbrimob Polda Lampung mengamankan kotak tersebut dan membawanya ke marmas brimob untuk diteliti.
Pada saat pemeriksaan awal, kata petugas, terdeteksi adanya bahan logam pada kotak yang terbungkus koran bekas itu.
Setelah paket tersebut diamankan polisi, para karyawan diizinkan melanjutkan aktivitas, sementara garis polisi di sekitar lokasi pun langsung dilepas untuk menghindari kepanikan para pembeli.
Kasat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Seno mengatakan, dari hasil penelitian pihaknya, ternyata kotak tersebut tidak berisi bom dan bahan peledak apapun.
Mengenai adanya unsur logam pada kotak tersebut, ia mengatakan, 'Masuk di akal, sebab dalam kotak isinya sebuah pesawat telepon. Ini sama sekali tidak berbahaya,' kata dia menjelaskan.
Menurut kasat, tindakan manajemen untuk segera melaporkan kepada polisi terkait adanya kotak yang mencurigakan, merupakan langkah yang tepat.
'Kami berharap masyarakat juga bisa bertindak demikian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,' ujarnya mengharapkan.











