Semarang (ANTARA) —
Mantan Manajer Tim PSIS Semarang, Anggoro Mardi Husodo, mengatakan, pemerintah harus menjamin kelangsungan kompetisi sepak bola di Indonesia, pascapembekuan PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid dan Sekretaris Jenderal Nugraha Besoes.
'Jangan karena kepengurusan PSSI dibekukan kemudian kompetisi sepak bola juga berhenti. Kompetisi sepak bola seperti Liga Super, Divisi Utama, Divisi I, II, dan III harus tetap jalan,' kata Anggoro Mardi Husodo yang akrab disapa Yoyok Mardijo, di Semarang, Rabu.
Menurut Yoyok yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kota Semarang itu, kompetisi ajang untuk mencari pemain berkualitas yang akan masuk tim nasional.
Apalagi, kata dia, Indonesia akan menjadi tuan rumah SEA Games XXVI di Jakarta dan Sumatera Selatan, November 2011.
'Intinya adalah pemerintah harus mengambil alih dan bertanggungjawab terhadap semua kegiatan yang dulunya dipegang oleh PSSI sampai dengan terpilihnya kepengurusan PSSI periode 2011-2015,' katanya.
Selain itu, kata dia, mempermudah perizinan dari aparat kepolisian untuk menggelar ajang sepak bola dalam kompetisi sepak bola yang sudah berjalan seperti Liga Super dan Divisi Utama.
Ia mengatakan, klub profesional tidak terlalu bermasalah terkait dengan pembekuan PSSI di bawah kepengurusan itu sehingga pemerintah sementara waktu juga menghentikan penyaluran dana APBN untuk induk organisasi olahraga di Tanah Air itu.
Menurut dia, cabang olahraga sepak bola memiliki nilai jual di masyarakat, sehingga tanpa bantuan APBN juga sudah bisa jalan.
Selama ini, kata dia, klub-klub sepak bola juga tidak mendapat bantuan dari PSSI.
'Paling-paling dana dari PSSI untuk membayar wasit dan lain sebagainya, kalau penyelenggeraan sepenuhnya ditanggung oleh klub yang menjadi tuan rumah,' katanya.
Pengcab PSSI Kota Semarang sebenarnya berharap Kongres PSSI bisa berjalan secepat mungkin sehingga bisa diketahui siapa yang bakal menjadi ketua umum.
Ia mengatakan, dengan ketua umum baru maka pembinaan sepak bola terutama dalam rangka persiapan Indonesia tampil pada event-event sepak bola internasional bisa terus berlangsung.
'Saya kira pembekuan kepengurusan PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid dan Sekjen Nugraha Besoes jangan sampai menghentikan kompetisi sepak bola yang sekarang ini sudah berjalan,' katanya.











