IMQ, Jakarta —
Kementerian BUMN menggandeng 39 BUMN melakukan kerjasama sinergi antar perusahaan pelat merah guna meningkatkan daya saing BUMN dalam menghadapi iklim persaingan yang semakin ketat serta meningkatkan kontribusi pendapatan BUMN untuk negara.
"Sinergi ini mengedepankan depan 'Tumbuh dan Berkembang Secara Efisien Melalui Sinergi', dengan memanfaatkan sumber daya masing-masing perusahan," ujar Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar di Jakarta, Rabu (30/3).
Adapun detil kerjasama dimaksud adalah sebagai berikut :
1.Telkom-Kimia Farma : Pengembangan Layanan Komunikasi Data
2.Telkom-Kimia Farma: Peningkatan Potensi Sinergi BUMN (Trading Distribution)
3.Telkom-Indofarma : Pengembangan Solusi e-apotik
4.Telkom-Bio Farma : Pengembangan Enterprise Resource Planning (ERP) Penyediaan Vaksin untuk Layanan Kesehatan Telkom
5.Telkom-Pindad : Pengembangan Enterprise Resource Planning (ERP)
6.Telkom-PTPN X : Pengembangan layanan ICT
7.Telkom-PTPN XI : Pengembangan layanan ICT
8.Telkom-PTPN XII : Pengembangan layanan ICT
9.Telkom-Dahana : Pengembangan layanan ICT
10.Telkom-Boma Bisma: Pengembangan layanan ICT
11.Telkom-KAI : Kerjasama Bidang Sumber Daya Manusia dan Pemenuhan Fasilitas Infokom KAI
12.Telkom-PELNI : Kerjasama penyediaan pengembangan layanan sistem informasi
13.Telkom-Perum Damri: Kerjasama penyediaan pengembangan layanan sistem informasi
14.Telkom-Jasa Marga: Surat Keputusan Bersama tentang Pembentukan Personalia Tim pelaksana Project Kerjasama Bisnis TIK Telkom-Jasa Marga
15.Telkom-Adhi Karya : Kerjasama penyediaan dan pengembangan jasa layanan sistem informasi.
16.Telkom- Moda Trasportasi : Pengembangan Single Ticketing (TITAM) (KAI + PELNI + ASDP + DAMRI + Garuda + BNI)
17.Telkom-Merpati : Kerjasama penyediaan Fasilitas Infokom
18.Telkom-BRI : Pengembangan layanan ICT
19.Telkom-BTN : Pengembangan layanan ICT
20.Telkom-Jamsostek :Penciptaan sinergi Usaha melalui pengembangan eHealth
21.Telkom-PNM : Pengembangan layanan ICT
22.Telkom-Askrindo : Pengembangan layanan ICT
23.Telkom-Perum Perumnas : Pengembangan layanan ICT
24.Telkom-Merpati Nusantara: Penyediaan dan pengembangan layanan Infocom
25.Telkom-Pertani : Penyediaan Layanan Komunikasi Data VPN IP-MPLS Speedy Nasional
26.Telkom-Dahana : Total Solusi layanan ICT untuk Dahana berupa penyediaan Infrastruktur, CPE dan layanan konektiviti.
27.Telkom Angkasa Pura II : Kerjasama Penyediaan Layanan Electronic Point of Sales (e-POS) di lokasi Bandara Soekarno Hatta, meliputi penyediaan, pemeliharaan dan modernisasi fasilitas e-POS.
28.PT Hutama Karya - PT JIEP : Pembangunan power plan
29.PT Pelni-PT Dok Perkapalan Kodja Bahari (DKB) : operasional Pemeliharaan dan perbaikan kapal
30.PT Pelni-PT Pos Indonesia : logistik pemanfaatan potensi masing-masing pihak
31.PT Biofarma - Perum LKBN Antara : pembentukan image perusahaan.
32.PT ASDP Indonesia Ferry- DKB : perbengkelan dan perawatan mesin kapal.
33.PT ASDP Indonesia Ferry – Pelni : kerjasama perawatan kapal
34.PT ASDP Indonesia Ferry – PAL : kerjasama pengadaan kapal
35.PT ASDP Indonesia Ferry – IKI: kerjasama pengadaan kapal
36.PT KAI - PT INTI : kerjasama pengembangan dan implementasi teknologi informasi.
37.PT INTI - Angkasa Pura II : Kerjasama proyek peningkatan mutu sistem trafic control Untuk wilayah udara Angkasa Pura II
38.PT KAI - Bank BNI : Sinergi BUMN dalam pemanfaatan produk perbankan
39.Pelindo II – Pemprov Sumbar : Pengembangan Penataan Pelabuhan
“Sehingga produk dan layanan tersebut dapat saling digunakan sesama BUMN, dengan tetap memperhatikan aspek kualitas dan harga yang kompetitif sehingga BUMN dapat tumbuh dan berkembang secara efisien, serta mampu memberi kontribusi maksimal bagi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.











