Osaka (ANTARA/AFP) —
Pemain-pemain internasional Jepang di masa lalu dan sekarang bertemu dalam sebuah pertandingan amal di Osaka untuk menggalang dana bagi korban gempa dan tsunami yang menerjang negeri tersebut.
Di depan penonton yang memenuhi Stadion Nagai berkapasitas 47 ribu tempat duduk itu, tim Samurai Biru yang ditangani pelatih Alberto Zaccheroni mengalahkan Liga Jepang Selection, yang diperkuat para mantan pemain internasional, dengan skor 2-1.
Gelandang Gamba Osaka Yasuhito Endo membuka gol dari sebuah tendangan bebas pada menit 15 dan penyerang Stuggart Shinji Okazaki menggandakan keunggulan dengan menciptakan gol lima menit kemudian bagi keunggulan tim Samurai Biru.
Tapi kemudian Kazuyoshi Miura, pemain tertua di Liga Jepang di usia 44 tahun, membalas satu gol pada menit 84 saat dia menyambut umpan dari Marcus Tulio Tanaka di kotak penalti dan menjebol gawang Samurai Biru yang dijaga kiper di kotak penalti Masaaki Higashiguchi.
'Dulu dukungan anda yang memberi kami kekuatan hebat saat kami biasanya bertarung di lapangan,' kata kapten tim Jepang dan gelandang Wolfsburg Makoto Hasebe saat para pemain berkumpul bersama di lapangan sebelum mengheningkan cipta dan memulai pertandingan.
'Kini giliran kami untuk mendukung anda. Yakin dalam kekuatan sepak bola, kami akan bermain sepenuh hati kami,' kata pemain berusia 27 tahun yang merupakan salah satu dari 12 pemain yang diperbolehkan klubnya di Eropa untuk mengikuti pertandingan itu.
Pertandingan amal tersebut mengumpulkan kembali tim Samurai Biru itu untuk pertama kalinya sejak mereka mencetak rekor menjadi juara untuk keempat kalinya di Piala Asia di Qatar dua bulan lalu.
Pendapatan dari pertandingan tersebut, menurut Asosiasi Sepak Bola Jepang, akan diberikan ke daerah-daerah yang terkena bencana.
Sebelum pertandingan, para penonton memberikan sumbangan sebesar total 15 juta yen (184 ribu dolar AS) selama menghadiri sesi latihan selama tiga hari.











