Semarang (ANTARA) —
Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meminta lembaga penyiaran di provinsi ini menyampaikan kabar yang memberikan semangat optimistis untuk membangun daerah ini.
'Lembaga penyiaran jangan hanya menyampaikan materi yang sifatnya cenderung pesimistis,' kata Bibit ketika membuka Hari Penyiaran Nasional tingkat Jawa Tengah, di Semarang, Senin.
Menurut dia, pemberitaan yang menyejukkan dan mencerahkan akan turut mendorong terbangunnya jiwa masyarakat yang bersemangat.
Ia mengharapkan, peringatan Hari Penyiaran Nasional kali ini harus menjadi titik tolak terbangunnya komitmen tersebut.
'Lembaga penyiaran harus turut berperan serta memotovasi masyarakat agar turut serta dalam pembangunan serta menumbuhkan semangat bekerja sama,' katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia, Dadang Rahmat Hidayat mengungkapkan tentang adanya lembaga penyiaran yang tidak bekerja sesuai dengan alurnya.
Hal tersebut, lanjut dia, terlihat dari banyaknya sanksi yang dijatuhkan oleh lembaga ini terhadap lembaga penyiran selama tahun 2010.
Sementara itu, peringatan Hari Penyiaran Nasional tingkat Jawa Tengah disiarkan langsung secara serentak oleh 340 stasiun radio dan tujuh televisi lokal di wilayah ini.
Dalam peringatan tersebut juga digelar dialog interaktif antara Gubernur Bibit Waluyo dengan masyarakat melalui pesawat telepon.











