St. Petersburg (ANTARA/RIA Novosti-OANA) —
Lebih dari 120 kapal terdampar di Teluk Finlandia yang membeku, dengan penambahan sekitar 20 kapal per hari yang juga terjebak di sana, menurut otoritas pelabuhan St. Petersburg pada Senin.
Teluk Finlandia telah membeku selama lebih dari sebulan, dengan puluhan kapal menunggu bantuan karena mereka tidak dapat bergerak melewati air laut yang kini membeku setebal satu meter.
Situasi itu memburuk pada pekan lalu setelah badai topan dari Laut Norwegia menghantam wilayah tersebut.
Sebanyak 11 kapal pemecah es, termasuk kapal Vaigach kelas Taymyr yang bertenaga nuklir, telah dikerahkan ke wilayah itu guna membantu kapal-kapal yang terjebak.
Hingga Senin dini hari, sebanyak 121 dari 135 kapal yang berlayar melewati teluk itu telah terjebak, menurut otoritas pelabuhan. Hanya tujuh kapal yang bisa melewati wilayah tersebut, dengan bergerak perlahan sambil dikawal kapal pemecah es.
Angin kencang dan salju yang turun di teluk tersebut telah menghambat sejumlah operasi penyelamatan, kata otoritas pelabuhan.











