Bandarlampung (ANTARA) —
Sejumlah penumpang bus Damri jurusan Jakarta-Bandarlampung mengeluhkan keterlambatan jadwal tiba di lokasi tujuan mereka akibat kemacetan di Pelabuhan Merak.
'Biasanya bus eksekutif malam yang berangkat dari Stasiun Gambir Jakarta pada pukul 21.00 WIB sudah masuk Lampung sekitar pukul 05.00 WIB,tapi terlambat sekitar 90 menit akibat harus melewati antrian saat masuk Pelabuhan Merak,' kata salah seorang penumpang bus,Tiar (29), di Bandarlampung, Minggu.
Dia menjelaskan, antrian panjang truk di Pelabuhan Merak mengakibatkan bus yang ditumpanginya harus berjalan merayap,sehingga waktu tempuh menjadi lebih lama.
'Permasalahan ini harus segera dicari jalan keluarnya, karena akan semakin menyebabkan kerugian pada banyak sektor, bukan hanya penumpang angkutan darat, namun juga distribusi bahan pokok,' kata pria yang bekerja di salah satu bank swasta di Bogor itu.
Hal yang sama juga dikatakan penumpang lainnya, Ratih (19),yang hendak pulang kampung ke Kota Metro Lampung, dan menggunakan bus yang sama dengan yang ditumpangi Tiar.
'Akibat keterlambatan itu,saya harus ketinggalan mobil travel jurusan Metro, dan harus menunggu keberangkatan berikutnya selama satu jam,' kata dia.
Kemacetan di Pelabuhan Merak Banten akibat cuaca buruk dan berkurangnya kapal yang beroperasi mengakibatkan sejumlah bus Damri tujuan Jakarta-Bandarlampung mengalami keterlambatan tiba hingga dua jam.
Perjalanan Jakarta-Lampung dengan menggunakan bus Damri biasanya berlangsung selama delapan jam.
Dalam satu hari Damri melayani delapan kali trayek keberangkatan untuk trayek Jakarta-Lampung dan sebaliknya, dengan dua jenis kelas yaitu Bisnis dan eksekutif.
Kepala Operasional Perum Damri Lampung,Suhartono, mengakui tidak dapat berbuat apa-apa terkait keterlambatan jadwal tiba akibat kemacetan di Pelabuhan Merak itu.
'Tidak bisa berbuat banyak selain menunggu, toh ini bersifat temporer bukan permanen,' kata dia.











