Tachileik, Myanmar (ANTARA/Xinhua-OANA) —
Jumlah korban tewas gempa bumi di Myanmar Kamis meningkat menjadi 65 orang dan 111 lainnya terluka, menurut sumber-sumber resmi pada Jumat petang.
Para korban 29 dari kota Monglin, 22 dari Kyatkuni, 11 dari Tarlay dan tiga dari Tachileik.
Total sudah 390 rumah, 14 biara dan sembilan gedung departemen pemerintah rusak terutama di daerah-daerah Tarlay, Naryaung dan Monglin.
Di antara bangunan-bangunan yang rusak itu, sebagian besar adalah rumah-rumah di Monglin yakni 128.
Pihak yang berwenang tidak menyebutkan berapa jumlah korban tewas dan kerusakan-kerusakan di Kengtung, yang kurang terkena dampak gempa kuat itu.
Tindakan-tindakan penyelamatan dilakukan oleh negara dan pihak yang berwenang setempat dengan tim-tim penyelamat dikerahkan ke tempat kejadian, menurut laporan.
Sebuah gempa kuat, berkekuatan 7,0 pada skala Richter mengguncang Loimwe, 56 km sebelah tenggara Kengtung di Myanmar timur laut pada Kamis malam, pukul 20:29 waktu setempat.
Pusat gempa sekitar 10 km di bawah tanah dan di perbukitan Myanmar yang berbatasan dengan Thailand serta Laos.
Gempa itu diikuti oleh enam gempa susulan sampai Jumat pagi.











