Singapura (ANTARA/AFP) —
Singapura pada Kamis mengatakan bahwa kontaminasi radioaktif telah ditemukan pada empat sampel sayuran dari Jepang dan menyatakan akan memperluas pelarangan impor makanan dari negara itu.
'Kontaminasi radioaktif telah ditemukan dalam empat sampel sayuran dari Jepang,' kata otoritas makanan negara itu.
'Sampel terkontaminasi tersebut diimpor dari prefektur yang terkena dampak bencana yaitu Tochigi dan Ibaraki, serta Chiba dan Ehime yang bukan merupakan wilayah terkena bencana,' katanya.
Kekhawatiran menyebarnya radioaktif akibat kebocoran reaktor nuklir di Fukushima, Jepang, semakin meluas semenjak ledakan terus terjadi pada reaktor pembangkit nuklir yang mengalami kerusakan sistem pendingin sejak terjadinya gempa dan tsunami mematikan pada 11 Maret lalu.
Pemerintah Jepang sendiri telah memberlakukan pelarangan ekspor terhadap beberapa jenis sayuran dari wilayah yang berada di dekat Prefektur Fukushima, seiring ditemukannya kontaminasi partikel radioaktif pada hasil pertanian di sejumlah prefektur sekitarnya.
Jejak partikel radioaktif pada Rabu juga ditemukan hingga Finlandia, sebuah negara di Skandinavia yang berada sangat jauh dari Jepang, namun tidak dalam taraf yang membayakan kesehatan menurut otoritas nuklir setempat.











