Subang (ANTARA) —
Dinas Peternakan Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggandeng Indonesian-Dutch Partnership untuk pemberdayaan peternak unggas di daerah itu agar bisa menghasilkan ternak yang unggul.
'Kami bekerja sama kepada IDP dalam bidang pemberdayaan peternak unggas agar terwujud sumber daya manusia yang kompeten dalam pengelolaan ternak,' kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Subang, Agus Sugama, di sela Pertemuan Evaluasi Hasil Pembinaan Peternakan Unggas di Subang, Rabu.
Dikatakannya, dalam kerja sama tersebut yang terpenting ialah terwujudnya sumber daya manusia yang kompeten dalam manajemen produksi dan kesehatan unggas di Subang.
Menurut dia, faktor manajemen penanggulangan kesehatan hewan menjadi salah satu bagian penting dalam laju produksi peternakan hewan karena tingkat kesehatan hewan ikut berpengaruh terhadap harga jual hasil produksi peternakan.
Daerah percontohan pembinaan biosekuriti di Subang, kata dia, dilakukan di Kecamatan Cipunagara, karena di daerah tersebut terdapat seluruh sektor peternakan yang diinginkan, mulai dari sektor 1 hingga sektor 4 peternak kecil yang ada di lingkungan rumah.
Bagian Humas IDP, Dina Malik, mengatakan, kerja sama pemberdayaan peternak unggas dilakukan agar tercipta keamanan keamananan pangan, ketahanan pangan dan perlindungan konsumen.
'Melihat pada prinsip terwujudnya keamanan pangan, ketahanan pangan, serta perlindungan konsumen, maka kami berpikir perlu adanya pembinaan intensif secara berkala dalam bidang manajemen produksi ternak hingga kesehatan hewan ternaknya,' kata dia.
Dikatakannya, pembinaan serta pendampingan peternakan unggas di Subang merupakan salah satu model untuk memberdayakan dan membudayakan masyarakat dalam pengendalian penyebaran virus flu burung serta mengurangi kesenjangan ilmu pengetahuan di antara pemangku kepentingan.











