Siak, Pekanbaru (ANTARA) —
Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan menyerahkan bantuan Kebun Bibit Rakyat (KBR) sebesar Rp650 juta bagi 13 kelompok tani yang berada di kabupaten Siak, Pekanbaru.
'Bantuan yang diberikan ini diharapkan tidak seperti bantuan terdahulu, yang jarang kelihatan hasilnya,' ujar Zulkifli di Siak, Selasa.
Ia menyebutkan, bantuan tersebut diberikan Kementrian Kehutanan sebagai salah satu bentuk menggerakkan minat masyarakat untuk melakukan penghijauan.
'Sejak saya menjabat sebagai Menteri Kehutanan pada 2009 lalu, kita mulai menggerakan penanaman. Dan tidak pernah mengeluarkan izin bagi perusahaan,' ujar dia.
Zulkifli menyebutkan kegiatan penanaman yang dicanangkannya bukanlah sebagaimana implementasi kesepakatan REDD dengan Norwegia.
'Kesepakatan tersebut bukan mereka yang minta, tetapi kita (Indonesia) yang mau mengisi. Kadang oleh media, suka diplesetkan. Jadi bukan kita minta, tetapi Indonesia yang mau mengisinya,' tukas dia.
Dijelaskannya, sepanjang 2010 lalu, pihaknya telah memberikan bantuan KBR kepada 8.000 kelompok tani. Kelompok tani ini diharapkan dapat memelihara bibit dan melakukan penanaman.
Sementara itu, Kepala BPDAS Indragiri Rokan, Achmad Wratsongko, mengatakan pada 2010 lalu, pihaknya memberikan bantuan kepada 242 kelompok tani yang ada di Riau.
'Dengan bantuan yang diberikan sebesar Rp50 juta diharapkan menghasilkan sebanyak 50 ribu bibit,' tukas dia.
Ia menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat untuk melakukan penanaman, terutama di lahan kritis yang ada di Riau.
'Bahkan jika ada kelompok tani yang mau menanam, malah kita memberikan insentif sebesar Rp500 perbatang untuk lahan pribadi, dan Rp1.300 perbatang untuk fasilitas umum atau perumahan,' kata dia.











