Sangata (ANTARA) —
Dinas Kesehatan Kutai Timur membenahi administrasi rumah sakit (RS) di daerah itu, pasalnya kegiatan pihak swasta dalam menerima tenaga kesehatan, khususnya izin praktik dokter selama ini tanpa koordinasi dengan pihak Pemkab setempat.
Kepala Bidang Pengembangan dan Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur, Muhammad Husaini Sangata, Senin memaparkan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai usaha pembenahan dan data-data penerimaan tenaga kesehatan yang bekerja pada Rumah Sakit Swasta. Terkait izin atau praktek yang dilekuarkan oleh Diskes Kutai Timur
Hal itu menanggapi kasus sempat menghebohkan warga Kutai Timur, yakni sempat berpraktiknya dokter gadungan pada sebuah RS di Sangata.
'Kali ini kami akan melakukan fungsi pengawasan yang lebih ketat,' ujar dia menegaskan.
Menurut Muhammad Husaini bahwa hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus praktek dokter spesialis gadungan, yang terjadi di dua rumah sakit swasta di sangatta yaitu rumah sakit SOHC dan rumah sakit Prima Sangatta, beberapa waktu lalu.
Muhammad Husaini mengaku menyayangkan sikap rumah sakit swasta di Kutai Timur karena selama menganggap remeh sehingga tidak mempedulikan Dinas Kesehatan Kutai Timur.
Sebelumnya, seorang penangguran yang mendapat foto copi ijazah dokter di tong sampah melamar di RS tersebut dan diterima. Kasus dokter palsu yang mengaku bernama dr. Eko Adhi Pangarsa alias Suwarta sempat menjalankan praktik selama beberapa bulan.
'Walaupun kasus seperti ini bukan hanya terjadi di RSUD Sangatta saja namun dimata masyarakat luas terutama masyarakat Kalimantan Timur kasus dokter gadungan ini sangat mencederai seluruh orang yang bekerja di bidang kesehatan,' katanya.
Muhammad Husaini yang kini menjadi Ketua Tim Investigasi dan Penanggulangan korban dokter gadungan akan melakukan pendataan pasien maupun kerugian yang diakibatkan aktifitas dokter gadungan.
Hal itu dilakukan sehingga nantinya dapat menghasilkan proses penanggulangan dan perawatan medis ulang, bagi semua pasien yang selama ini dirugikan.
'Usaha yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kutai Timur, sekarang ini adalah melakukan perbaikan manajemen data seluruh tenaga medis yang bekerja di institusi Negeri maupun Swasta,' katanya.











