Bogor (ANTARA) —
Tim Gegana Brimob melihat adanya rangkaian kabel-kabel dan jaringan yang mencurigakan dalam paket diduga bom yang ditemukan di dekat Masjid Agung, Pasar Anyar, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin.
Seorang petugas Gegana dengan menggunakan tongkat terlihat mengevakuasi paket tersebut.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, polisi juga memperluas radius steril di lokasi paket tersebut hingga sejauh 100 meter.
Kasat Samapta Polres Bogor, AKP Arif Gunawan mengatakan, radius wilayah steril diperluas dari 50 meter menjadi 100 meter sesuai prosedur standar pengamanan.
'Menurut penuturan petugas Gegana, dari hasil scan dan foto ada kabel-kabel dan jaringan yang mencurigakan di paket itu,' kata Arif yang bertugas mengamankan lokasi.
Tim Gegana Brimob tiba di lokasi sekitar pukul 13.43 WIB. Tak lama kemudian, salah seorang petugas berpakaian pelindung mendatangi pohon beringin tempat paket diduga bom itu ditemukan.
Paket tersebut ditemukan oleh pedagang yang biasa mangkal dekat Masjid Agung sekitar pukul 10.00 WIB. Namun para pedagang gagal menangkap pelaku yang kabur.











