Banjarmasin (ANTARA) —
Seorang wanita pemandu lagu yang bekerja di tempat hiburan malam (THM) Nasa Luxury Club jalan Djok Mentaya Banjarmasin ditemukan tewas karena gantung diri.
Pantauan ANTARA, Minggu, seorang pemandu lagu yang tewas gantung diri itu diketahui bernama Rifka (20) beralamat di jalan Djok Mentaya Mess Nasa Luxury Club Banjarmasin, namun dia sebenarnya berasal dari Bandung, Jawa Barat.
Rifka ditemukan tewas gantung diri oleh seorang pembantu di Mess Nasa lantai 5 sekitar pukul 08.00 wita saat pembantu tersebut ingin menjemur pakaian yang usai ia cuci.
Setelah mengetahui bahwa Rifka tewas tergantung, pembantu yang diketahui bernama Hakimah (32) warga Sungai Baru Banjarmasin itu langsung berteriak lari memberi tahu seorang yang bernama Mami Ari di Mess tersebut.
Sementara menurut keterangan Mami Ari yang ditemui di ruangan Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin oleh ANTARA, saat dilakukan pemeriksaan, menuturkan, bahwa ia mengetahui Rifka gantung diri sekitar pukul 08.00 wita setelah diberitahu oleh pembantu mess Nasa tersebut.
Usai mengetahui kejadian itu, pihak manajemen THM Nasa langsung menghubungi pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut agar diketahui penyebab dari tewasnya Rifka hingga gantung diri.
Lanjut Mami Ari, sebelumnya pada pukul 14.00 wita Sabtu (19/3) Rifka sudah meminta izin kepada dirinya melalui sebuah SMS yang mengatakan bahwa dirinya tidak dapat bekerja hari itu lantaran sedang sakit.
Sedangkan untuk kesehariannya Rifka dikenal mudah bergaul dengan teman sepekerjaannya dan juga terkesan pendiam serta tertutup apabila ada urusan pribadi dan mau terbuka hanya urusan pekerjaan.
'Rifka pendiam dan tertutup apabila itu terkait urusan pribadinya dan tidak pernah curhat dengan teman sekamarnya, tapi bisa terbuka apabila itu urusan pekerjaan saja,' terangnya.
Selanjutnya, guna penyelidikan lebih lanjut mayat Rifka di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum dan rencananya akan berlanjut pada otopsi guna mengetahui penyebab pastinya apakah Rifka meninggal karena gantung diri atau ada penyebab lainnya.
Untuk kasus tewasnya pemandu lagu Rifka dari THM Nasa karena dugaan sementara gantung diri itu ditangani oleh pihak Kepolisian Sektor Banjarmasin Tengah yang dibantu oleh Kepolisian Resort Kota Banjarmasin.
Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Fathul Ullum Sik di Banjarmasin membenarkan bahwa salah seorang pemandu lagu dari THM Nasa tewas dengan dugaan sementara karena gantung diri, dan kasus tersebut tetap terus diselidiki dan akan memeriksa saksi-saksi diantaranya pembantu di Mess tersebut, teman satu kamar korban dan Mami dari THM Nasa Luxury Club Banjarmasin.
'Kami akan terus selidiki atas tewasnya pemandu lagu bernama Rifka dengan cara gantung diri, dan kami juga akan memeriksa saksi-saksi diantaranya teman satu kamarnya, Mami dari para pemandu lagu itu serta pembantu mess tersebut yang melihat pertama kali korban tewas tergantung,' jelasnya.
Dari pantauan di lapangan, Rifka terlihat tergantung dengan seuntai kain berwarna hitam, dan mulutnya ternganga sambil mengeluarkan buih tanpa lidah terjulur keluar. Diperkirakan mayat Rifka tersebut tergantung selama tiga jam.











