IMQ, Jakarta —
Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam- LK) mendorong perusahaan tambang asing yang berada di Indonesia untuk melakukan penawaran saham perdana (IPO) di lantai Bursa Efek Indonesia.
Ketua Bapepam-LK, Nurhaida mengatakan emiten-emiten dari sektor pertambangan ini merupakan salah satu pemberi kontribusi dan dampak terbesar yang membuat bergairahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, sehingga pihaknya berharap perusahaan asing tambang yang ada di Indonesia untuk IPO.
“Kita sebagai regulator berusaha memberikan situasi yang kondusif bagi investor sehingga dapat ikut listing di pasar modal,” tukasnya disela-sela acara Musyawarah Asosiasi Emiten Indonesia , Rabu di Jakarta (9/3).











